MANOKWARI, Kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari resmi memulai pembangunan Puskesmas Wosi melalui kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di Jalan Drs. Esau Sesa, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Pemkab Manokwari dalam meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pelayanan Puskesmas Wosi.
Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, dalam laporannya mengatakan, Puskesmas memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan akses dan mutu layanan bagi masyarakat.
“Pembangunan Puskesmas ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam meningkatkan kualitas sarana pelayanan kesehatan,” ujar Alexander.
Ia menyebutkan, pembangunan Puskesmas Wosi telah menjadi kebutuhan masyarakat selama 26 tahun dan baru dapat direalisasikan pada tahun 2026.
“Puji Tuhan, setelah 26 tahun, pembangunan ini akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026,” katanya.
Menurut Alexander, pembangunan tersebut dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Manokwari, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bidang kesehatan tahun anggaran 2026, serta ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pembangunan dan penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan.
Pembangunan Puskesmas Wosi bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, serta menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai, aman dan representatif.
Selain pembangunan gedung, pada tahun 2026 Pemkab Manokwari juga melengkapi Puskesmas dengan satu unit mobil ambulans untuk mendukung pelayanan dan mobilitas tenaga kesehatan maupun pasien.
Alexander berharap pembangunan Puskesmas tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Yang kita harapkan adalah tersedianya sarana pelayanan kesehatan yang lebih memadai dan meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia juga berharap proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Alexander menjelaskan, gedung Puskesmas Wosi akan dibangun dua lantai dengan luas bangunan sekitar 1.500 meter persegi.
“Pembangunan Puskesmas Wosi ini terdiri dari lantai satu dan lantai dua dengan luas bangunan sekitar 1.500 meter persegi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam proses pelaksanaan kegiatan dan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang belum berjalan sesuai harapan. (Red/*)






