Sambang ke Kementerian Perdagangan RI, DPRK Wondama Dorong Revitalisasi Pasar Iriati Jadi Pasar Modern

JAKARTA, Kabartimur.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat melalui Komisi B mendorong Kementerian Perdagangan Republik Indonesia membantu revitalisasi Pasar Sentral Iriati menjadi pasar modern.

            Usulan itu disampaikan Komisi B DPRK Teluk Wondama saat melakukan audensi dengan Direkrorat Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan  (Kemendag) RI, Kamis (10/9/2026) di Jakarta.

            Ketua Komisi B DPRK Wondama Luther Tandian menjelaskan Pasar Sentral Iriati adalah pasar utama di Kabupaten Teluk Wondama yang menjadi urat nadi perekonomian di daerah itu.

Namun demikian kondisi Pasar Iriati masih jauh dari layak baik dari fisik bangunan maupun kelengkapan sarana prasarana yang ada di dalamnya. Karena itu, DPRK Teluk Wondama berharap dukungan dari Kementerian Perdagangan agar Pasar Sentral Iriati bisa direvitalisasi menjadi pasar modern.

“Apabila kondisi ini dibiarkan tanpa intervensi dengan revitalisasi maka akan berdampak pada perekonomian daerah, daya beli masyarakat akan turun, dan pengentasan kemiskinan akan terhambat, “kata Luther.

Baca Juga :   Blokir Jalan Poros Wasior-Rasiei, Pencaker Tidak Lulus CPNS : Kitorang Jadi Budak di Negeri Sendiri

Luther menekankan bahwa kemampuan APBD Teluk Wondama sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk membiayai revitalisasi Pasar Sentral Iriati menjadi pasar modern.

“Sehingga kami memohon kebijakan, perhatian khusus dan dukungan alokasi anggaran baik melalui DAK maupun tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan untuk mewujudkan revitalisasi Pasar Iriati menjadi pasar yang layak bersih, aman dan modern,”ucap politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

            Anggota Komisi B DPRK Wondama, Rusman Latief menambahkan, sebagai pasar utama daerah, kondisi Pasar Sentral Iriati saat ini sangat tidak memadai sehingga sudah selayaknya dilakukan perbaikan agar bisa menjadi pusat jual beli yang aman dan nyaman baik bagi pedagang maupun pembeli.

“Jadi kami sangat membutuhkan dukungan dari pusat dalam bentuk apapun. Apakah pembangunan ulang atau rehab-rehab yang penting ada supaya pedagang-pedagang kami bisa merasa nyaman, “kata Rusman.

Baca Juga :   13 Anggota Polres Teluk Wondama Naik Pangkat, Kapolres Bayu Dewasto Minta Terus Tingkatkan Profesionalisme

 

Respon Kementerian Perdagangan

Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Sugy Atmanto menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya telah menerima proposal usulan pembangunan pasar modern yang disampaikan langsung Bupati Teluk Wondama Elysa Auri.

Namun usulan tersebut belum bisa diproses karena ada sejumlah dokumen juga data pendukung yang belum dicantumkan dalam proposal. Karena itu pihaknya meminta agar dokumen dan data-data pendukung yang belum ada secepatnya dilengkapi akar usulan pasar modern bisa ditindaklanjuti.

“Kami sudah sampaikan hal-hal yang kurang itu agar dilengkapi dahulu. Dan perlu diupload ke dalam Sistem Informasi Sarana Perdagangan. Jadi memang harus masuk dalam system pak karena kami memproses itu by system, “jelas Sugy.

 Jika proposal usulan sudah lengkap dan sesuai, maka lanjut Sugi, pihaknya bersama tim dari Kementerian PU akan turun ke Wondama untuk melakukan justifikasi teknis. Tim akan turun lapangan untuk melihat kondisi bangunan Pasar Sentral Iriati, mengecek jumlah pedagang juga sarana prasarana lain yang perlu disiapkan.

Baca Juga :   Serahkan 38 Calon Anggota DPRK Jalur Otsus, DAP Wondama Harap Pansel Bekerja Jujur dan Adil

“Nanti mudah-mudahan kami bisa terbitkan rekomendasi setelah kami ke sana, kami mengecek data pedagang, kondisi fisik bangunan pasar, bagaimana drainasenya juga yang lainnya, “ujar Sugy.

            Untuk itu, Sugy berharap Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama melalui Dinas Perindagkop secepatnya melengkapi dokumen yang masih kurang dan selanjutnya diinput ke SISP agar usulan pasar modern segera diproses sehingga diharapkan bisa keluar anggarannya pada tahun 2027.

“Kami sudah sampaikan ke bapak bupati saat mengantar proposal ke sini. Mudah-mudahan dokumen itu bisa dilengkapi. Dan mungkin bapak-bapak dari DPRK bisa mengawal juga itu ke dinas supaya bisa ini bisa segera berjalan, “kata Sugy menambahkan. (Nday)

Pos terkait