Wondama Target 3 Koperasi Merah Putih Diresmikan Agustus, Pemda Upayakan Ketersediaan Lahan

WASIOR, Kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama bersama Kodim 1811/Teluk Wondama menargetkan tiga Koperasi Desa Merah Putih (KMP) sudah rampung terbangun paling lambat pada Agustus mendatang.

Komandan Kodim 1811/Teluk Wondama Letkol Inf Dwi Haryanto, Sabtu (16/5/2026) menuturkan, selain di Kampung Uriemi, Distrik Rasiei yang bangunan fisiknya sudah mencapai 90 persen, ada dua KMP lagi akan segera dibangun dalam waktu dekat ini.

Yaitu KMP Kampung Sobei Indah, Distrik Teluk Duairi dan KMP Kampung Wasior I. Hanya saja, menurut Dandim, untuk Wasior I lahannya masih belum beres sehingga kemungkinan akan dipindahkan ke lokasi yang baru.

“Saat ini yang kami datakan di portal Agrinas itu sudah tambah dua yaitu Sobei Indah dan Wasior I. Tetapi untuk Wasior I kemungkinan kita akan pindah lokasi di tempat yang lain. Nanti yang lainnya kita daftarkan satu persatu,” ujar Letkol Dwi.

Hal itu disampaikan Dandim usai mengikuti secara virtual launcing Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung KMP Kampung Uriemi.

Baca Juga :   Transmigrasi Baru di Werianggi Dibuka Tahun Ini, Dinas Pastikan Warga Lokal Jadi Prioritas

Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Elysa Auri, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Viktor Rimindubri serta Kepala Kampung Uriemi Devis Torey.

Dandim menargetkan tiga KMP di Wondama yakni di Kampung Uriemi, Sobei Indah dan Wasior I ikut masuk dalam daftar 30 ribu atau sekurang-kurang 20 ribu KMP seluruh Indonesia yang rencananya diresmikan Presiden Prabowo pada Agustus mendatang.

“Bisa (diresmikan pada Agustus). Kami sudah daftarkan di portal Agrinas, sudah di acc (disetujui), kami sudah ajukan dananya tapi sampai saat ini masih tunggu pencairan dananya kalau sudah turun nanti kami kerjakan, “jelas Dwi.

Kendala Lahan

Lebih lanjut dijelaskan Dandim, dalam rangka percepatan pembangunan KMP di seluruh Wondama, menurut Dandim, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap 75 kampung/desa dan satu kelurahan di Kabupaten Teluk Wondama.

Dari pemetaan itu didapatkan hanya 17 kampung yang jumlah penduduknya di atas 500 jiwa. Ke-17 kampung itulah yang menjadi prioritas untuk dibangun Koperasi Merah Putih terlebih dahulu.

Baca Juga :   Asyik, Kampung Pedalaman dan Pesisir di Wondama Sudah Bisa Nikmati Internet

Dwi menyebut kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan lahan. Karena itu pihaknya berharap dukungan Pemda untuk mengatasi persoalan ketersediaan lahan untuk Pembangunan Gedung KMP.

“Dari 17 desa itu, kami saat ini sudah (sedang dalam proses) membangun tiga KMP. Jadi nanti kami upayakan, kami sudah berdiskusi dengan bapak bupati terkait lahan yang kami agak kesusahan. Apabila nanti sudah dapat lahan, kami nanti akan terus bangun sampai dengan 76 desa dan kelurahan, “ucap eks Danyon 762/VYS Sorong ini.

Ditemui di tempat yang sama, Bupati Elysa Auri mengatakan, Pemkab Wondama akan mencari solusi untuk mengatasi kendala ketersediaan lahan untuk pembangunan KMP.

Yakni dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat di setiap kampung melalui sosialisasi agar masyarakat mendukung kehadiran Koperasi Merah Putih.

Sebab, kata bupati, kehadiran KMP akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sendiri.

“Melalui (pemerintah) distrik dan kampung terus kita lakukan pendekatan dan sosialisasi tentang pemahaman tentang kehadiran KMP karena manfaatnya ini sebenarnya ke masyarakat, “kata Auri.

Baca Juga :   Serahkan 3.001 Paket Bansos Corona untuk Wondama, Dominggus : Lembaga Agama Punya Data Umat yang Tepat

“Karena dengan itu pasar semua akan masuk ke situ, belanja dan pemasaran keluar, itu akan terjadi di dalam koperasi. Ini yang perlu harus ada pemahaman bersama yang harus dilakukan oleh pemerintah melalui OPD terkait, “terang bupati.

Bupati juga berkeinginan ada KMP di Wondama yang bisa ikut diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus nanti.

Karena itu sinergi dengan TNI dalam hal ini Kodim 1811 akan terus dioptimalkan dalam rangka percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih.

“Presiden targetkan sampai dengan Agustus itu paling banyak 30 ribu atau paling sedikit 20 ribu koperasi harus diresmikan.

Yang 20 ribu itu bagian dari Kabupaten Teluk Wondama walaupun hari ini yang sekarang kita lihat baru 90 persen baru satu (Kampung Uriemi). Tetapi nanti akan ditambah lagi dua sampai dengan empat, “kata orang nomor satu Wondama. (Nday)

 

Pos terkait