WASIOR – Masyarakat Distrik Soug Wepu Kabupaten Teluk Wondama menyambut antusias perayaan ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Meski merupakan wilayah terluar yang jauh dari pusat kabupaten dengan sarana prasana yang terbatas, warga Distrik Soug Wepu tetap semangat mengikuti upacara hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang digelar di lapangan bola Kampung Kaprus, Senin (17/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Soug Wepu Kristian Yosep Manupapami yang bertindak sebagai inspektur upacara mengungkapkan, peserta upacara HUT ke-81 RI tercatat sebanyak 175 orang. Mereka terdiri dari pegawai distrik dan kampung, para guru dan tenaga kesehatan, pelajar SD dan SMP hingga warga biasa.
“Antusias masyarakat dan anak-anak pelajar di Distrik Soug Wepu sangat tinggi mengikuti upacara HUT ke-81 RI. Jumlahnya mencapai 175 orang dan ini menjadi yang terbanyak semenjak Distrik Soug Wepu berdiri, “ungkap Kristian melalui keterangan tertulis yang diterima kabartimur.com Selasa sore.
“Jadi meskipun kami berada di wilayah terpencil dan terluar tetapi semangat masyarakat untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan bangsa Indonesia tidak kalah dengan yang ada di kota, “sambung Kristian.
Pada momen hari merdeka itu, Kristian mengajak masyarakat Distrik Sougwepu untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan dengan mendukung kegiatan pembangunan baik di tingkat kampung, distrik maupun kabupaten.
“Saya mengimbau masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan senantiasa terlibat mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.
Tetapi juga kami berharap pemerintah baik itu pusat, provinsi maupun kabupaten memberi perhatian yang lebih besar untuk masyarakat di daerah terluar seperti kami di Distrik Soug Wepu ini, “ kata mantan Kepala Distrik Teluk Duairi ini.
Meski dalam suasana sederhana, upacara HUT ke-81 RI di Distrik Soug Wepu berjalan khidmat dan lancar dengan komandan upacara Bripda Jhoni Bikai yang sehari-hari menjabat Kapopos Soug Wepu.
Sebagi pasukan pengibar bendera (Paskibra) adalah para siswa-siswi terpilih dari SMP Negeri Sough Wepu dan Pemuda Karang Taruna Kampung Kaprus.
Dengan susunan petugas sebagai berikut, Pembawa Baki Naumi Sayori, penggerek dan pembentang bendera, Jekson Gijon Mokiri, Abia Wenan Bikiai dan Eduard Meskeni.
Pendamping Paskibra, Yosua Kristo Moikiri, Samuel Sayori, Estin Aunike Mokiri, Karolina Werianggi dan Susana Mokiri dengan komandan pleton Yowel Bikiai.
Adapun Pembaca Teks Proklamasi oleh Ketua Bamuskam Kampung Kaprus dan Pembaca Naskah UUD 1945, Monce Yalmap. Upacara juga dimeriahkan oleh paduan suara pelajar SMP Negeri Sough Wepu.
“Kami mengharapkan ada perhatian dari Pemerintah Daerah terhadap kondisi lapangan tempat upacara agar dilakukan perataan dan penambahan fasilitas supaya di masa mendatang agar barisan peserta dan Paskibra bisa bermanuver lebih optimal, “ujar Kristian yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan tertulis Bupati Elysa Auri. (Nday)







