MANOKWARI, Kabartimur.com-Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan posisi kepala kampung sangat strategis karena kampung merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
Hal itu disampaikan Hermus saat memberikan arahan dalam Kegiatan Pembekalan Pemerintahan bagi Kepala Kampung se-Kabupaten Manokwari di Hotel Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (18/8/2026).
Menurut Hermus, sistem pemerintahan Indonesia tersusun secara hierarkis, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, distrik hingga kampung. Setiap tingkatan memiliki struktur dan fungsi yang saling berkaitan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di tingkat kampung juga ada struktur pemerintahan. Kampung tidak hanya kepala kampung, tetapi ada perangkat yang bekerja bersama dalam menjalankan pemerintahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan kampung menjadi sangat penting karena menjadi bagian paling dasar dari struktur pemerintahan. Kampung-kampung kemudian membentuk distrik, distrik membentuk kabupaten, dan kabupaten menjadi bagian dari pemerintahan provinsi serta negara.
Karena itu, Hermus mengibaratkan kampung sebagai fondasi sebuah bangunan. Jika fondasinya kuat, maka struktur pemerintahan di atasnya juga akan berdiri kokoh.
“Bapak dan Ibu sedang berada di fondasi pemerintahan. Kalau fondasi ini rapuh, maka pemerintahan daerah dan negara yang kita pimpin juga akan rapuh,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala kampung yang selama ini menjalankan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.
Hermus berharap kepala kampung dapat memperkuat tata kelola pemerintahan sehingga mampu menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan Kabupaten Manokwari.
“Keberhasilan pemerintahan kabupaten sangat tergantung pada keberhasilan pemerintahan distrik dan kampung. Kalau kampung berhasil membangun dan memerintah dengan baik, dampaknya akan sampai ke tingkat distrik dan kabupaten,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepala kampung bukan hanya pejabat administratif, tetapi pemimpin yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat.
Karena itu, setiap kepala kampung diminta memahami posisi strategis tersebut dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah kehormatan dan kepercayaan yang Tuhan berikan. Gunakan dengan baik untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat,” pungkas Hermus. (Red/*)






