MANOKWARI, KABARTIMUR.COM- Upaya memperkuat pasokan listrik di Kabupaten Manokwari memasuki babak baru. Menindaklanjuti hearing DPRK Manokwari bersama PT PLN (Persero) serta permohonan dukungan pasokan listrik kepada PT Conch West Papua Cement, perusahaan menyatakan kesiapannya membantu sistem kelistrikan Manokwari dengan suplai daya hingga 5 megawatt (MW).
Komitmen tersebut disampaikan Direktur PT Conch West Papua Cement, Feng Shaobin, melalui surat Nomor 242/CONCH/IX/2026 tentang Tanggapan atas Permohonan Dukungan Suplai Listrik kepada Ketua DPRK Manokwari.
Dalam surat tersebut, PT Conch menyampaikan bahwa pada 25 September 2026 telah digelar rapat koordinasi dan pembahasan teknis di lingkungan PT Conch. Pertemuan melibatkan perwakilan PT PLN (Persero) UIK Dwipantara, UPK Papua dan Papua Barat, UP3 Manokwari, ULPLTD Manokwari, serta manajemen PLTU PT Conch West Papua Cement.
Pertemuan tersebut membahas langkah penanganan kekurangan pasokan listrik di Kabupaten Manokwari, termasuk pola operasi pembangkit PT Conch yang terhubung dengan jaringan PLN.
PT Conch menyatakan pada prinsipnya bersedia membantu memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan PLN Manokwari sesuai kemampuan teknis dan kapasitas pembangkit yang tersedia.
Namun, perusahaan juga menjelaskan bahwa Turbin Uap Unit 1 PLTU Conch West Papua Cement saat ini masih mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membatasi kemampuan perusahaan dalam menyuplai daya ke sistem PLN.
Untuk tahap awal, dukungan pasokan ditargetkan sebesar 5 MW dengan pola sementara pada Senin, Rabu, dan Jumat pukul 18.00–21.00 WIT, terhitung mulai 28 September hingga 31 Oktober 2026.
Jadwal tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan, termasuk digeser ke Selasa atau Kamis, bergantung pada kondisi operasional pembangkit serta kebutuhan produksi PT Conch.
Perbaikan Turbin Ditargetkan November
Selain dukungan pasokan sementara, PT Conch juga menyiapkan langkah pemulihan kapasitas pembangkit.
Perusahaan merencanakan pemeliharaan dan perbaikan Turbin Uap Unit 1 pada November 2026, setelah material pendukung yang dibutuhkan tiba di lokasi.
PT Conch berharap dukungan pasokan tersebut dapat membantu memperkuat keandalan listrik bagi masyarakat Manokwari. Dalam pelaksanaannya, perusahaan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan kerja, keandalan peralatan, kepentingan komersial, serta kelancaran kegiatan produksi.
DPRK Apresiasi Respons PT Conch
Anggota DPRK Manokwari, Patrick Yauw Meyer, menyampaikan apresiasi atas respons PT Conch yang membuka ruang dukungan bagi sistem kelistrikan Manokwari.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan langkah positif di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang lebih andal.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan PLN dan PT Conch dalam membahas solusi teknis secara langsung.
“DPRK Manokwari menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah merespons persoalan kelistrikan di Manokwari. Dukungan PT Conch ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban sistem kelistrikan, terutama pada jam-jam beban puncak,” ujar Patrick.
DPRK Manokwari berharap koordinasi antara PLN dan PT Conch terus diperkuat agar dukungan suplai listrik dapat berjalan aman, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red/*)






