Pemkab Haltim Dorong Pramuka Penegak Jadi Wirausahawan Muda

HALMAHERA TIMUR,KABARTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga resmi menggelar Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Pramuka Penegak Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2026, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher, tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Dinas Pendidikan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Halmahera Timur, para narasumber dan pembina, serta 32 peserta yang merupakan perwakilan Pramuka Penegak dari berbagai Kwartir Ranting se-Halmahera Timur.

Bacaan Lainnya

Pelatihan ini diarahkan untuk membekali generasi muda dengan jiwa kemandirian, keterampilan kewirausahaan dan semangat gotong royong, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu mengambil peran dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga :   BPKAD Siap Bayarkan TPP Apabila Setiap OPD Melengkapi Dokumen Pegawai

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Haltim Anjas Taher menegaskan, Gerakan Pramuka tidak hanya berperan membentuk karakter disiplin, terampil dan cinta tanah air, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun mental kemandirian dan kewirausahaan.

“Gerakan Pramuka ini tidak hanya membentuk kita menjadi pribadi yang disiplin, terampil dan cinta tanah air. Lebih dari itu, Pramuka juga menanamkan semangat kemandirian dan kegotongroyongan sebagai nilai-nilai fondasi berwirausaha,” ujar Anjas.

Peserta Diminta Pahami Konsep Dasar Wirausaha

Anjas juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius dan tidak sekadar mengejar sertifikat atau hadir dalam kegiatan.

Menurutnya, peserta harus mampu memahami terlebih dahulu konsep dasar kewirausahaan sebelum menentukan dan membangun sebuah usaha.

Ia bahkan memberikan ilustrasi sederhana agar peserta mampu menjelaskan kembali makna kewirausahaan setelah mengikuti pelatihan.

“Jangan sampai orang bilang, ikut pelatihan kewirausahaan tapi tidak tahu apa itu wirausaha,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pemahaman konsep dasar menjadi modal penting sebelum peserta menentukan bentuk usaha yang ingin dikembangkan.

“Konsep dasarnya dipahami dulu. Setelah paham, baru bagaimana konstruksi usahanya dibangun,” lanjut Anjas.

32 Pramuka Penegak Jadi Peserta

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 32 peserta yang berasal dari perwakilan Pramuka Penegak dari berbagai Kwartir Ranting di Kabupaten Halmahera Timur.

Para peserta sebelumnya melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan minat dan semangat mereka untuk mempelajari dunia kewirausahaan.

Kegiatan ini didukung melalui APBD Kabupaten Halmahera Timur Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Pengelolaan anggaran kegiatan diarahkan secara efisien, transparan dan akuntabel untuk mendukung kebutuhan serta fasilitas pelatihan.

Pemkab Haltim berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan generasi muda yang memiliki keberanian untuk memulai usaha dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Para peserta diharapkan dapat menjadi agent of change, pencipta lapangan kerja, sekaligus motor penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat di Halmahera Timur.

Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh peserta mampu menyerap ilmu yang diberikan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata, sehingga lahir wirausahawan muda Pramuka yang tangguh, mandiri dan inovatif di Kabupaten Halmahera Timur. (Red/Ruslan Haurisa)

Pos terkait