Tiba di Kampung Halamannya, Alm Marchxellon Vitrajaya Disambut Ratusan Kendaraan Dengan Iringan Sirine Ambulance

  • Whatsapp

TANA TORAJA- Ratusan kendaraan dan suara tangisan menyambut almarhum Marchxello Vitrajaya memasuki kampung halamannya Tana Toraja, Senin 11 Oktober 2021.

Jenazah yang diterbangkan dari Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat dengan menggunakan maskapai penerbangan Sriwijaya Air Sj 570 tiba di Makassar pada pukul 15.41 WITA dan kemudian menempuh jalur darat selama 8 jam dengan ambulance menuju Toraja kampung halaman orangtua.

Almarhum sempat disemayamkan di Rumah kediaman ibunda di Kompleks Perumahan FulicaLand Sogun Permai I Manokwari dan melalui proses panjang dan kelengkapan dokumen perjalanan dari pihak karantina dan maskapai akhirnya keluarga memberangkatkan almarhum menuju kampung halamannya di Toraja.

Bacaan Lainnya

Memasuki batas Antara Kabupaten Enrekang dan kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan pada pukul 02.11 WITA, tepatnya di Daerah Salubarani ribuan sahabat keluarga dan kerabat almarhum sudah menunggu kedatangan almarhum sejak mengetahui jika almrhum sudah berpulang ke Pangkuan Bapa di Sorga pada Sabtu dini hari pada pukul 04.15 WIT di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Manokwari karena dugaan lakalantas.

Mereka menyambut dan menghantarkan almarhum menuju rumah duka yang beralamat di Ranteba’tan Desa Sillanan kabupaten Tana Toraja sebagai bentuk turut merasakan kehilangan atas kepergian almarhum.

Diketahui Almarhum Marchxellon Vitrajaya mengembuskan nafas terakhirnya diusianya yang masih muda 18 tahun di Rumah Sakit Angkatan Laut Manokwari.

Dia merupakan Remaja yang baik Hati dan memiliki banyak teman sehingga kepergiannya sangat meninggalkan luka yng dalam dihati Rekan-rekannya baik yang ada di Manokwari maupun yang ada di Toraja terlebih khusus kepada orangtua dan adik-adiknya juga keluarga besar almarhum.

Iringan Penyambutan jenazah setelah memasuki batas kabupaten Tana Toraja sempat membuat jalan poros Toraja -Makassar macet kurang lebih 4 jam hingga akhirnya tiba di Rumah duka di Sillanan dan disambut Isak tangis keluarga.

Sebagai informasi atas kematian alm. Marchxellon Vitrajaya , Lisna Boroallo selaku ibu kandung minta aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut dalam hal ini polres Manokwari untuk mengusut tuntas dan mengungkap motif kematian anaknya termasuk dua orang aparat yang diduga dalam keadaan mabuk berat.

“Saya minta polisi mengusut kematian anak saya dan berharap dalam prosesnya aparat mengedepankan sikap profesionalnya, serta dua anggota TNI yang diduga dalam keadaan mabok berat” tegas Lisna.
Selamat Jalan Marchxellon Vitrajaya, Tuhan Menyambutmu di Sorga.(Red/*)

Pos terkait