WASIOR, Kabartimur.com – Bupati Teluk Wondama Elysa Auri bersama Komandan Korem (Danrem) 182/Jazirah Onim Kolonel Inf Irwan Budiana, Kamis (13/8) di Wasior, meluncurkan penggunaan 16 titik Sumber Air Bersih Bantuan TNI AD di Kabupaten Teluk Wondama.
Sebanyak 16 titik sumber air bersih berupa sumur bor di Kabupaten Teluk Wondama merupakan bagian dari 3.000 titik sumber air bersih yang dibangun TNI AD di seluruh Indonesia yang diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis siang.
Salah satunya berada di kompleks Gedung Gereja Jemaat Kasih Karunia Allah Kampung Wasior II, Distrik Wasior.
“Yang dikerjakan TNI AD di Teluk Wondama ada 16 titik dan saat ini ada di Gereja Jemaat Kasih Karunia Allah. Sumur ini untuk yang bisa menikmati ada 45 KK dan 200 jiwa, “jelas Kolonel Budiana.
Menurut Danrem, pihaknya berencana menambah lagi pembangunan sumber air bersih di Kabupaten Teluk Wondama terutama untuk wilayah-wilayah terpencil yang selama ini masih kesulitan air bersih berkolaborasi dengan Pemda dan juga pihak kepolisian.
“Kita sama-sama berkolaborasi untuk membangun sumur bor ini di tempat-tempat terpencil. Saat ini dari 16 titik itu menurut laporan Pak Dandim sudah banyak tokoh-tokoh dan pihak gereja yang meminta jadi kita upayakan dari jalur TNI AD kita minta tambah 30 lagi, “sebut Budiana.
“Sementara nanti dari Pak Bupati juga nanti kita akan combine dengan program yang ada untuk menyisir daerah-daerah yang terpencil. Sehingga harapannya hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat ini bisa terurai dengan cepat tentunya ini adalah kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan TNI/Polri, “lanjut Danrem.
Bupati Elysa Auri menyatakan pembangunan 16 titik sumber air bersih TNI AD di Wondama membawa manfaat besar bagi masyarakat terutama bagi warga yang selama ini masih kesulitan mengakses air bersih.
“Kegiatan ini sangat positif sekali kepada masyarakat. Karena mewujudkan manfaat yang langsung kepada masyarakat. Ini (sumur bor di Gereja Kasih Karunia Allah di Wasior) walaupun di gereja semua jemaat mengalami dan masyarakat di sekitar gereja, “ujar Auri.
Bupati berpesan kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat dari pada 16 titik sumur bor agar menjaga dan merawat sarana fasilitas tersebut dengan baik sehingga bisa bertahan untuk jangka waktu lama.
Apalagi saat ini sedang terjadi kemarau panjang yang berdampak pada semakin berkurangnya persediaan air baku terutama air permukaan termasuk sungai/kali.
“Ini sangat baik sekali. Kami atas nama Pemda dan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri karena ini sangat bermanfaat sekali. Apalagi saat ini kita dalam kondisi yang sangat panas. Di Wondama ini ada beberapa kali yang sudah kering jadi ini sangat dibutuhkan sekali, “ucap orang nomor satu Wondama itu.
Sudah Menanti 14 Tahun
Pendeta Barnabas Desianto selaku Pemimpin Gereja Kasih Karunia Allah Kampung Wasior II mengatakan pihaknya sangat bersyukur bisa terpilih menjadi salah penerima manfaat Sumber Air Bersih TNI AD.
Sebab sudah 14 tahun semenjak gereja itu berdiri, pihaknya hanya mengandalkan air sungai sebagai sumber air bersih untuk keperluan gereja. Termasuk untuk kebutuhan sehari-hari warga jemaat yang bermukim di sekitar gedung gereja.
“Selama 14 tahun itu kami selalu menggunakan air permukaan yakni air kali (sungai). Tetapi puji Tuhan dengan bantuan dari Pak Dandim. Pak Dandim sudah melakukan aksi dengan membuat sumur bor. Saya berdoa Roh Kudus ingatkan Pak Dandim, dan puji Tuhan kami akhirnya ada air bersih, “kata Pendeta Desianto.
Pendeta Desianto mengaku senang karena sumur bor yang dibangun TNI AD berfungsi dengan baik. Bahkan dia mengklaim, sebelum diresmikan, pihaknya sudah melakukan uji coba penyalaan air selama 2 x 24nonstop. Dan hasilnya, air tetap mengalir dengan stabil.
“Kami sudah coba dinyalakan selama 24 jam, selama dua hari dua malam itu dinyalakan, air itu tidak padam lagi, dia punya debit air itu tetap sama, “ungkap Desianto.
Dia berharap pembangunan sumber air bersih di Wondama lewat sumur bor oleh TNI AD bisa ditambah lagi karena masih banyak warga yang membutuhkan. Termasuk untuk kebutuhan di gereja.
“Banyak pendeta sudah sampaikan untuk minta dibangunkan juga. Mohon gereja-gereja dikasih air karena kami semua sudah kekurangan juga jadi kami mohon setiap gereja ada sumber air, “imbuh Pendeta Desianto.
Sebagai informasi, selain Pembangunan 16 titik sumur bor, TNI AD melalui Kodim 1811/Teluk Wondama juga membangun sebanyak 10 Jembatan Garuda di sejumlah wilayah. (Nday)







