MANOKWARI, KABARTIMUR.COM– Mohammad Lakotani resmi masuk gelanggang perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026–2030.
Mantan Wakil Gubernur Papua Barat itu mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Senin (14/9/2026).
Lakotani datang dengan modal dukungan 23 Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (cabor) dan empat KONI kabupaten. Dukungan tersebut menjadi kekuatan awal Lakotani dalam menghadapi kontestasi kepemimpinan organisasi olahraga di Papua Barat.
Prosesi pendaftaran berlangsung di Sekretariat KONI Papua Barat dan diterima langsung Ketua TPP, Melianus Wamafma.
Sejumlah pimpinan dan perwakilan organisasi olahraga turut hadir, di antaranya Ketua KONI Manokwari, Ketua Harian KONI Fakfak, perwakilan Pengprov PBVSI dan IMI Papua Barat, serta kuasa hukum Yan Christian Warinussy.
Lakotani yang akrab disapa MOLA memastikan persyaratan pencalonan, khususnya dukungan dari cabor dan KONI kabupaten, telah dipenuhi.
Bahkan, ia menyebut jumlah dukungan yang dibawa melampaui batas minimal yang dipersyaratkan.
“Seluruh persyaratan menurut hemat kami, baik persyaratan dukungan 30 persen dari cabang olahraga maupun 30 persen dari KONI kabupaten, itu telah kami penuhi. Bahkan sesungguhnya hitungan kami melampaui,” ujar Lakotani.
Meski mengklaim telah memenuhi syarat, Lakotani menyerahkan sepenuhnya proses verifikasi kepada TPP KONI Papua Barat.
Ia mengatakan seluruh tahapan pencalonan akan dihormati sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data KONI Papua Barat, sebanyak 44 cabor telah terverifikasi, sementara lima Pengprov cabor lainnya masih dalam proses verifikasi.
Dengan dukungan 23 cabor dan empat KONI kabupaten, Lakotani kini menunggu hasil verifikasi TPP untuk memastikan langkahnya menuju tahapan berikutnya dalam perebutan kursi Ketua Umum KONI Papua Barat. (Red/*)






