DPRK Wondama Dorong TPP Triwulan IV Jadi Kado Natal dan Tahun Baru, Bupati: Kami Pertimbangkan

WASIOR, Kabartimur.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat kembali mendorong Pemda setempat agar mengupayakan pemberian tunjangan penghasilan pegawai (TPP) bagi para ASN Wondama setidak-tidaknya untuk triwulan ke-4 Tahun 2026.

            DPRK berharap TPP triwulan ke-4 benar-benar dapat direalisasikan mengingat beban kebutuhan yang cukup besar dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2027.

Sebagai informasi, terhitung semenjak triwulan ke-4 Tahun 2025 Pemkab Teluk Wondama meniadakan pemberian TPP kepada para ASN. Hal itu dilakukan menyusul kebijakan efisiensi anggaran oleh Pemerintah Pusat yang berdampak pada keterbatasan keuangan daerah.

“Sekali lagi kami berharap TPP triwulan ke-4 bisa menjadi kado Natal dan Tahun baru bagi para ASN Kabupaten Teluk Wondama, “ kata Melkias Dolfinus Sibena membacakan pendapat akhir Gabungan Fraksi dan Kelompok Khusus DPRK Teluk Wondama terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026 di dalam rapat paripurna DPRK Teluk Wondama, Selasa lalu.

Baca Juga :   47 TPS di Distrik Wasior Sudah Terima Logistik Pilkada, PPD Pastikan Siap Laksanakan Pencoblosan

Sebelumnya saat menyampaikan jawaban bupati atas pandangan umum Gabungan Fraksi dan Kelompok Khusus DPRK Teluk Wondama terkait Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026,  Bupati Elysa Auri menyatakan Pemda akan mempertimbangkan usulan DPRK terkait pembayaran TPP triwulan ke-4 tahun 2026.

“Pembayaran TPP triwulan ke-4 akan kami pertimbangkan sesuai kondisi kemampuan keuangan daerah, “ujar Auri.

Pada rapat paripurna sehari sebelumnya, DPRK lewat pandangan umum gabungan fraksi dan kelompok khusus terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026 menyampaikan bahwa penghapusan TPP telah berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat terutama kalangan ASN.

Imbasnya, pasar-pasar sepi pembeli. Mama-mama Papua berteriak karena tidak lagi membawa pulang uang lantaran barang jualan mereka lebih banyak tidak laku. Dampak lainnya perputaran uang menjadi terbatas sehingga dalam jangka panjang akan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :   Pilkada Wondama Masih Lanjut di MK, Plh Bupati Denny Simbar Imbau ASN Tetap Tenang

“Untuk itu, kami sekali lagi mendorong kepala daerah agar mempertimbangkan pemberian TPP triwulan ke-4 bagi ASN kita meskipun dengan besaran yang lebih kecil dari yang pernah dibayarkan sebelumnya, “kata Robert Gayus Baibaba saat membacakan pandangan umum gabungan fraksi dan kelompok khusus.

Salah seorang ASN Pemkab Wondama yang enggan namanya ditampilkan ditemui di Wasior, Sabtu, mengatakan dirinya sangat berharap TPP bisa kembali ada meskipun dengan besaran yang lebih kecil.

Dia mengaku penghapusan TPP telah membuat dirinya bersama keluarga mengalami kesulitan keuangan. Pasalnya, gaji dia telah terpotong kredit di bank sehingga nominal yang diterima setiap bulan sudah tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hampir semua pegawai di Wondama ini sudah kredit jadi tidak bisa kalau harap gaji saja. Makanya kita ini sangat-sangat berharap TPP ini bisa ada lagi walaupun mungkin hanya setengahnya saja ka. Intinya, yang penting ada, “ujar dia. (Nday)

Baca Juga :   Cegah Covid-19, Pemkab Wondama Larang Kapal Ekspress Bahari Beroperasi Hingga Juni

Pos terkait