HALTIM,Kabartimur.Com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Richfat, ST., MT., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) maraton ke sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu (15/04/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan mesin birokrasi, terutama di sektor pelayanan publik, berjalan optimal sejak jam kerja dimulai.
Dalam sidak tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ismail Mahmud dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Abubakar A. Radjak.
Sekertaris Daerah bersama rombongan secara berurutan mengunjungi kantor-kantor strategis, dimulai dari:
1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Capil)
2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
3. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
4. Dinas Sosial (Dinsos)
5. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar)
6. Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP)
7. Dinas Ketahanan Pangan (Ketpang)
8. Dinas Perumahan dan Lingkungan Hidup (DPLH)
9. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag)
Di setiap Instansi, Sekda melakukan pengecekan fisik buku absensi dan mencocokkannya dengan kehadiran pegawai di ruangan. Ia menekankan bahwa kehadiran fisik harus berbanding lurus dengan kesiapan bekerja.
”Kedisiplinan bukan sekadar mengisi absen, tapi soal tanggung jawab. Saya tegaskan bahwa apel pagi adalah awal untuk kesiapan kita memulai bekerja. Jika ASN tidak mengikuti apel, artinya mereka belum siap secara mental untuk melayani hari itu. Kedisiplinan adalah fondasi utama birokrasi kita,” ujar Sekda Ricky Chairul Richfat.
Sekda memberikan atensi khusus pada dinas-dinas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti Capil, Dinsos, hingga layanan rekomendasi di sektor perdagangan. Ia mengingatkan bahwa keberadaan ASN adalah untuk memudahkan urusan warga.
”Instansi yang kita kunjungi hari ini adalah wajah pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya tidak ingin mendengar ada masyarakat yang menunggu lama hanya karena petugasnya belum hadir atau tidak siap di tempat. Pelayanan publik harus cepat, ramah, dan tepat waktu. Jangan sampai ada hambatan administratif yang merugikan kepentingan rakyat,” tegasnya.
”Kedisiplinan bukan hanya soal menggugurkan kewajiban absensi, tapi soal komitmen moral. Saya tegaskan bahwa apel pagi adalah awal untuk kesiapan kita memulai bekerja. Jika dari pagi saja kita sudah tidak siap dan tidak disiplin, maka ritme kerja sepanjang hari pasti akan terganggu,” ujar Sekda Ricky. (*).
Penulis : Aples






