MANOKWARI, kabartimur.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti menyebut pemerintah telah merealisasikan program revitalisasi bagi 89 sekolah di Papua Barat pada tahun 2025 dengan total anggaran Rp114 miliar.
Seluruh pembangunan tersebut, kata dia, telah selesai 100 persen dan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua Barat.
“Untuk tahun 2026, terdapat 211 sekolah di Papua Barat yang diusulkan untuk program revitalisasi lanjutan,” ujar Abdul Mu’ti dalam kegiatan peresmian bantuan revitalisasi pendidikan di SMP Advent Manokwari, Kamis (28/5/2026).
Khusus Kabupaten Manokwari, pada tahun 2025 terdapat 31 sekolah penerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp39,9 miliar dan seluruh pengerjaan telah rampung.
Sementara pada tahun 2026, sebanyak 53 sekolah diusulkan menerima bantuan revitalisasi, dengan 17 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) senilai Rp10,6 miliar.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan revitalisasi secara simbolis kepada sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Manokwari.
Penerima bantuan tahun 2025 di antaranya TK Pertiwi V Masni, SMP Negeri 3 Manokwari, SMP Negeri 10 Manokwari, SMA Negeri 4 Manokwari, SMA Yapis Manokwari, serta SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 4 Manokwari.
Selain itu, bantuan revitalisasi tahun 2026 juga diserahkan secara simbolis kepada 30 satuan pendidikan, termasuk SD Negeri 19 Masni, SMP Advent Manokwari, SMA Negeri 2 Manokwari, dan SMK Negeri 1 Manokwari.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan harapan Menteri Abdul Mu’ti agar seluruh pihak terus bersinergi mewujudkan pendidikan bermutu menuju Generasi Emas 2045. (Red/*)






