MANOKWARI, Kabartimur.com Pengukuhan 37 anggota Paskibraka Kabupaten Manokwari bukan hanya menjadi momen penting bagi para pengibar Sang Merah Putih. Di balik kesiapan mereka, terdapat peran besar orang tua, keluarga, pelatih, pembina dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan karakter.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga anggota Paskibraka saat pengukuhan di aula RTP Borarsi, Sabtu (15/8/2026).
Hermus mengatakan, keberhasilan anak-anak tersebut melewati seluruh tahapan hingga dipercaya menjadi anggota Paskibraka tidak terlepas dari pendidikan karakter yang diberikan keluarga.
“Bapak dan Ibu patut berbangga. Anak-anak yang hari ini dikukuhkan tidak hanya dibentuk melalui latihan, tetapi juga melalui pendidikan karakter, kasih sayang, keteladanan dan doa keluarga,” ujar Hermus.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para pelatih, pembina dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka Kabupaten Manokwari untuk menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Apresiasi tersebut diberikan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Manokwari, Dinas Pemuda dan Olahraga, unsur TNI dan Polri, para pelatih, pembina, pamong, tenaga kesehatan serta seluruh panitia yang terlibat.
Menurut Hermus, kerja mereka tidak sebatas mempersiapkan pasukan untuk upacara 17 Agustus.
“Saudara-saudara bukan hanya mempersiapkan sebuah pasukan untuk upacara. Saudara sedang membentuk karakter dan mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan Manokwari, Papua Barat dan Indonesia,” katanya.
Kepada para anggota Paskibraka, Hermus berpesan agar menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental hingga seluruh rangkaian tugas selesai.
Ia juga meminta mereka mempertahankan disiplin dan kekompakan karena keberhasilan Paskibraka tidak ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan kerja sama seluruh anggota.
“Laksanakan tugas dengan penuh ketenangan, keyakinan dan tanggung jawab. Jangan takut. Percayalah pada latihan dan pembinaan yang telah kalian jalani,” pesan Hermus.
Selain itu, mereka diminta menjaga nama baik keluarga, sekolah dan Kabupaten Manokwari.
Setelah seluruh tugas Paskibraka selesai, Hermus berharap para anggota tetap menjadi duta Pancasila serta pelopor persatuan di sekolah dan lingkungan masing-masing.
Ia menilai pengalaman menjadi Paskibraka harus menjadi modal penting untuk membangun karakter dan masa depan.
Dengan semangat tersebut, Hermus berharap 37 anggota Paskibraka tidak hanya dikenang karena sukses mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus, tetapi juga karena mampu membawa nilai-nilai persatuan, disiplin dan nasionalisme dalam perjalanan hidup mereka. (*)






