Ruas Jalan Di Wilayah Aifat Timur Rusak Berat, Agustinus Tuding Pemda Tutup Mata

Galat basis data WordPress: [Table 'wp_posts' is marked as crashed and should be repaired]
SELECT wp_posts.* FROM wp_posts WHERE ID IN (53589)

Galat basis data WordPress: [Table 'wp_posts' is marked as crashed and should be repaired]
SELECT * FROM wp_posts WHERE ID = 53589 LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'wp_posts' is marked as crashed and should be repaired]
SELECT * FROM wp_posts WHERE ID = 53589 LIMIT 1


Notice: Fungsi WP_List_Util::pluck ditulis secara tidak benar. Nilai untuk input array harus berupa objek atau array. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.2.0.) in /home/kabartimur/public_html/wp-includes/functions.php on line 6078

MAYBRAT- Wakil ketua II DPRD Kabupaten Maybrat dari Fraksi Partai Nasdem , Agustinus Tenau, S.Sos, M.Si, menyoroti kondisi infrastruktur jalan sepanjang 3,5 KM dari Ayata distrik Aifat timur Tengah ke Kampung Aisa distrik Aifat Timur, kabupaten Maybrat yang rusak parah.

Hal ini diketahui Agustinus saat melakukan monitoring ke Aisa Distrik Aifat Timur dan Aifat Timur Jau pasca Kamtibmas BKO anggota Brimob.

Kepada media ini, Agustinus via WhatsApp, Minggu (26/04/2020), membeberkan bahwa kerusakan jalan bukan hanya di wilayah Aifat Timur saja, tetapi di  beberapa daerah di Kabupaten Maybrat.

Di wilayah Aifat Raya, ada beberapa titik ruas jalan yang masih terlihat rusak berat, akibatnya banyak warga masyarakat yang  saat ini sangat kesulitan ketika memobilisasi logistik ke wilayah ini.

“Seperti  pembangunan peningkatan  ruas jalan di wilayah Aifat Utara, peningkatan/pengaspalan  ruas jalan dari Ayawasi ke Kampung Mosun maupun peningkatan/pengaspalan ruas jalan Susumuk-Kisor Distrik Aifat Selatan,” terang Aguatinus.

Baca Juga :   Plh Sekda Maybrat Serahkan Bantuan Komputer Untuk 8 Denominasi Gereja

Ruas jalan yang rusak tersebut diketahui terakhir dibangun sejak kabupaten Maybrat masih masuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Sorong Selatan.

Sangat disesalkan, sejak pemekaran Kabupaten Maybrat kurang lebih sudah 11 tahun sampai saat ini, ruas jalan yang dimaksud belum pernah tersentuh pembangunan maupun peningkatan jalan oleh Pemda Maybrat.

“Sementara Bupati Maybrat, para pimpinan OPD bahkan anggota DPRD sering lalu lalang di jalan tersebut, mereka hanya punya mata namun tak punya hati,” tuding Agustinus.

Agustinus mengakui setiap pembahasaan APBD setiap tahunnya, sudah diusulkan terkait pembangunan dan peningakatan ruas jalan tersebut, namun tidak diakomodir dengan alasan dana terbatas. Sementara jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan utama yang menghubungkan warga di wilayah Aifat Timur Raya. 

Agustinus mengaku pada Musrenbang Kabupaten Maybrat nanti, dirinya bersama beberapa DPRD dari Wilayah Aifat Raya akan mengusulkan program/kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan di Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga :   Kampung Kokas Siap Sukseskan Pemilu 2024 di Maybrat, Ketua PPS: Kami Siap

“Semoga bisa diakomodir dan dianggarkan prioritas pembangunan peningkatan ruas jalan Ayawasi- Mosun, Susumuk-Kisor, Ayata-Aisa Distrik Aifat Timur,” pungkas Agustinus. (Jefri)

Pos terkait