Polres Teluk Wondama Bangun Sumur Bor Bantu Kesulitan Air Bersih di Distrik Nikiwar

WASIOR, Kabartimur.com – Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat memberikan bantuan sumur bor kepada masyarakat Kampung Kuriei, Distrik Nikiwar yang selama ini mengalami kesulitan air bersih.

Bantuan sumur bor lengkap dengan pompa air serta tandon untuk penampung air diserahkan Kapolsek Windesi Ipda Henri Vijai Simbak atas nama Kapolres AKBP Hari Susanto kepada warga setempat, Minggu (30/6) lalu.

“Ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat terutama di wilayah yang kesulitan air bersih dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, “kata Ipda Simbiak melalui keterangan tertulis yang diterima kabartimur.com, Rabu (3/7).

Kapolsek mengatakan Polri berkomitmen untuk ikut terlibat membantu persoalan yang dihadapi masyarakat. Hal itulah yang menggerakkan jajaran Polres Teluk Wondama untuk ikut ambil bagian membantu warga Kampung Kurei yang selama ini dihadapkan dengan kesulitan air bersih.

Baca Juga :   Apresiasi WTP, DPRD Wondama Sebut Bukan Garansi Bebas Korupsi

“Bapak Kapolri memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk turun ke masyarakat memberi bantuan kepada warga yang terdampak kekeringan berupa ketersediaan air bersih atau air yang layak bagi masyarakat,” ungkap Kapolsek.

Tokoh adat Kampung Kuriei Yairus Torembi menyambut baik bantuan sumur bor dari Polres Teluk Wondama untuk mengatasi krisis air bersih di kampung setempat.

Torembi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keperdulian Polri khususnya jajaran Polres Teluk Wondama.

“Mewakili masyarakat kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri beserta seluruh jajarannya juga Bapak Kapolres yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat terkait ketersediaan air bersih di Kampung Kurei, “ucap Torembi.

Adapun pembuatan sumur bor beserta rangka untuk tandon air dikerjakan secara gotong royong oleh personel Polsek Windesi dan Pulsubsektor Nikiwar bersama warga masyarakat Kampung Torey.

Baca Juga :   Kapolres Teluk Wondama Pimpin Ziarah Laut Sambut Hari Bhayangkara ke-78

Proses pengerjaan sumur bor diawali prosesi upacara adat yang dilakukan oleh Kepala Suku Marga Torembi dan disaksikan oleh masyarakat setempat. (Nday)

 

Pos terkait