Ternate, kabartimur.com – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menggelar program Pasar Murah di sekitar area operasional Fuel Terminal Ternate, Rabu (29/4).
Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan bagi masyarakat prasejahtera dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp30 ribu per paket. Padahal, nilai ekonomis setiap paket mencapai sekitar Rp211 ribu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa paket sembako tersebut berisi kebutuhan pokok penting, antara lain beras 5 kilogram, minyak goreng 1,8 liter, gula pasir 3 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram.
“Masyarakat cukup menukarkan kupon yang telah didistribusikan melalui perangkat kelurahan dan desa setempat,” ujarnya.
Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Ambon, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera di wilayah operasional Pertamina.
Tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, hasil dari kegiatan Pasar Murah ini juga akan disalurkan untuk mendukung berbagai fasilitas sosial dan umum. Bantuan tersebut diberikan kepada Panti Asuhan Al-Muslih Jambula, Masjid Al-Qubais Jambula, serta untuk pengembangan fasilitas umum di Kelurahan Jambula, Kastela, Rua, dan Foramadiahi.
“Program ini adalah bentuk kehadiran Pertamina di tengah masyarakat. Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi penerima langsung, tetapi juga untuk fasilitas umum yang digunakan bersama,” tambah Ispiani.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Kepala Kecamatan Pulau Ternate, Roy Nasir, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Pertamina dalam membantu masyarakat.
“Ada 1.000 paket dengan harga hanya Rp30 ribu. Ini tentu sangat membantu, karena sisa uang masyarakat bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,” katanya.
Salah satu warga penerima manfaat, Mabuab, mengaku bersyukur atas adanya Pasar Murah tersebut. Pedagang kios asal Kampung Rua itu mengatakan bantuan ini sangat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
“Kami senang sekali. Dengan harga murah ini, saya masih bisa gunakan sisa uang untuk belanja kebutuhan kios. Harapannya kegiatan seperti ini terus ada,” ujarnya. (*)






