WASIOR, Kabartimur.com – Musyawarah Cabang (Muscab) V Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat yang dimulai pada 22 Juni 2026 lalu telah menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru DPC PPP Wondama periode 2025-2030.
Sekretaris DPW PPP Papua Barat, Asri minta tim formatur yang dipimpin Luther Tandian bergerak cepat menyusun kepengurusan DPC PPP yang baru.
Sebab, sesuai ketentuan dalam AD/ART dan peraturan organisasi PPP, tim formatur memiliki waktu 20 hari kerja untuk membentuk kepengurusan baru.
“Jadi segera buat rapat-rapat ketemu untuk segera membentuk pengurus yang baru. Dan harapannya dapat melahirkan kepengurusan baru yang lebih solid, kuat dan amanah serta orang-orangnya berintegritas semua, “kata Asri usai Muscab PPP di Hotel Aitumeiri Inn Wasior, baru-baru ini.
Kader senior PPP ini juga mendorong tim formatur agar meyakinkan pihak-pihak yang memiliki pengaruh seperti tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat serta figur penting lainnya untuk diajak bergabung dengan PPP.
“Semuanya rangkul semuanya untuk menjadi bagian dari PPP untuk membesarkan PPP ke depan. Saya yakin kalau langkah itu dilakukan, PPP akan lebih besar dan lebih kuat ke depan (di Wondama), “ujar Anggota DPR Provinsi Papua Barat (DPRPB) ini.
Meski merupakan partai berbasis Islam, Asri tetap optimis partai berlambang kaba’h ini selalu mendapat tempat di hati masyarakat Teluk Wondama.
Terbukti sejak Kabupaten Teluk Wondama berdiri pada 2003, PPP selalu meraih kursi DPRD pada setiap pemilu legislatif.
“Jadi harapan kami kepada pengurus baru, rapatkan barisan, kerja keras, samakan persepsi, ambil hati masyarakat supaya konstituen kita bertambah, “pesan Asri.
“Sekarang ini sudah dua kursi, keinginan kami sudah bisa satu fraksi (3 kursi). Saya optimis target tiga kursi itu bukan hal yang mustahil karena ada beberapa tokoh yang siap bergabung ke PPP, “klaim Asri.
Sementara itu, Luther Tandian selaku ketua tim formatur mengatakan, pihaknya akan melakukan konsolidasi hingga ke kampung-kampung untuk memperkuat barisan partai guna menghadapi Pemilu 2029 maupun Pilkada dan Pileg pada 2031.
Luther yang sudah dua periode duduk di kursi DPR Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama dari PPP bertekad mendorong PPP menjadi partai yang inklusif dengan merangkul berbagai pihak dari latar belakang yang berbeda tanpa melihat agama, etnis, suku maupun golongan.
“Ke depan PPP ini harus jadi partai inklusif, kita tolak polarisasi politik. Kita akan lakukan konsolidasi ke akar rumput, merangkul pihak-pihak yang akan siap membesarkan PPP, “ujar Ketua Komisi B DPRK Teluk Wondama ini.
Luther bilang sudah ada sejumlah tokoh juga figur-figur berpengaruh di Wondama yang berniat bergabung dengan PPP.
Karena itu diapun optimis target 3 kursi di DPRK Teluk Wondama sehingga PPP bisa membentuk fraksi sendiri bisa terwujud pada Pemilu mendatang.
“Dan sudah banyak mantan pengurus partai lain (yang mau bergabung) jadi harapan kami bahwa target tiga kursi dengan setiap dapil satu kursi mudah-mudahan bisa terwujud, “ucap Luther. (Nday)







