Luas Hutan Tersisa 8,7 Juta, Gubernur Ingatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Papua Barat

  • Whatsapp

WASIOR – Luas hutan di Provinsi Papua Barat dari hari ke hari terus mengalami penyusutan sebagian besar karena alih fungsi lahan untuk kepentingan lain seperti perkebunan, pembangunan infrastruktur, pemukiman, kompleks pemerintahan maupun peruntukkan lainnya.

Saat ini luas hutan yang masih terjaga kelestariannya di Papua Barat hanya tersisa 8,7 juta hektar dari sebelumnya mencapai puluhan juta hektar.

Berkaitan dengan itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak semua pihak menjaga kawasan hutan yang masih tersisa itu agar tetap lestari. Sebab hutan selain menjadi paru-paru dunia juga menyimpan sumber daya alam yang bermanfaat untuk keberlanjutan hidup manusia.

“Untuk itu saya menghimbau kita semua, mari kita manfaatkan hutan secara baik dan bijaksana serta menjaga kelestariannya agar manfaatnya berkelanjutan dan tetap lestari. Kawasan hutan yang sudah kritis kita tanam kembali dan kita pelihara sehingga dapat meningkatkan kualitas hutan dan fungsinya sebagai hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi, “ pesan Dominggus.

Hal itu disampaikan Gubernur melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perikanan Teluk Wondama Dominggus Masewi mewakili Bupati Bernadus Imburi pada acara Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2019 di kawasan Hutan Wisata Dotir, Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Kamis.

Gubernur juga mengingatkan para bupati dan wali kota di Papua Barat agar terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dengan selalu memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan ekosistemnya dalam setiap kegiatan pembangunan yang dijalankan.

“Kita harapkan pembangunan yang dilakukan berwawasan lingkungan dengan membangun ruang terbuka hijau (RTH) dan mengadakan ruang untuk rekreasi, memberikan udara yang sehat dan segar bagi masyarakatnya, “ lanjut Dominggus.

Adapun HMPI 2019 yang dipusatkan di kawasan Hutan Wisata Dotir dilakukan penanaman 800 bibit pohon yang meliputi tanaman kehutanan, tanaman hias dan tanaman serba guna. Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Teluk Wondama juga menyasar daerah aliran sungai (DAS), areal terbuka, pekarangan rumah warga hingga sekolah dan rumah ibadah.

“Hari menamam pohon ini kita lakukan agar setiap masyarakat menyadari bahwa menanam pohon itu sangat penting karena hutan kita sekarang ini semakin rusak, bencana alam semakin banyak karena pemanasan global yang juga membuat kebakaran hutan di mana-mana, “ ujar Plt Kepala CDK Teluk Wondama An Dewi Widayati. (Nday)

Pos terkait