81 Peserta Papua Barat Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV 2026

MANOKWARI, Kabartimur.com – Ketua Umum LPPD Provinsi Papua Barat, Nathaniel D. Mandacan, mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada kontingen yang akan mewakili Papua Barat pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Nathaniel menyampaikan, seluruh peserta akan mengikuti masa karantina yang dijadwalkan mulai 14 Juni 2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi nasional.

Bacaan Lainnya

“Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari para orang tua serta seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari agar proses persiapan menuju Pesparawi Nasional XIV dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :   Sangketa Tanah di Jalan Baru, Umat Katolik Berhadapan Dengan Aparat Brimob BKO Ambon

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk tetap memantau dan memberikan perhatian kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut selama masa persiapan.

“Mari kita bersama-sama mengawal dan mendukung anak-anak kita agar dapat memberikan penampilan terbaik saat mewakili Papua Barat di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, dalam laporan panitia yang dibacakan Ketua LPPD Manokwari, Yusuf Sawaki, disebutkan bahwa kontingen yang akan mewakili Papua Barat merupakan hasil seleksi Pesparawi Wilayah Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya Tahun 2024.

Kontingen asal Kabupaten Manokwari akan tampil pada lima kategori lomba, yakni Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Solo Remaja Putri, Vokal Grup, Musik Pop Gerejawi, serta Paduan Suara Remaja Pemuda.

Sebanyak 81 orang dipersiapkan sebagai kontingen Papua Barat pada Pesparawi Nasional XIV, terdiri atas 64 peserta, lima pelatih, empat konsultan teknis, serta sembilan pengurus dan tim pendamping.

Baca Juga :   IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Hadiah Utama Mobil dan Motor Listrik

Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 akan diselenggarakan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.(Red/*)

Pos terkait