MANOKWARI, Kabartimur.com – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, M.A., secara resmi melantik Valentino Wanma sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Papua Barat periode 2025–2030 berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat JMSI Nomor: 062/PP/SK/JMSI/XI/2025.
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Vitta Hotel Manokwari, Sabtu (1/8/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi perusahaan media siber di Papua Barat sekaligus mendorong lahirnya industri pers yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Teguh Santosa menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun ekosistem pers siber yang kuat dan berintegritas.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni organisasi, melainkan momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita bersama dalam memajukan ekosistem pers siber,” ujar Teguh.
Ia menekankan dua agenda utama yang harus menjadi prioritas Pengda JMSI Papua Barat, yakni membangun perusahaan pers yang sehat dari sisi manajemen dan bisnis serta menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan industri digital, perusahaan pers harus mampu beradaptasi tanpa mengabaikan kesejahteraan wartawan maupun pekerja media.
“Bagaimana kita bisa menyuarakan kesejahteraan publik jika rumah tangga pekerja pers kita sendiri masih rentan secara ekonomi? JMSI hadir untuk memastikan setiap anggotanya tumbuh menjadi media yang kuat, mandiri, dan menyejahterakan karyawannya,” tegasnya.
Selain itu, Teguh mengingatkan seluruh anggota JMSI agar tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Kita harus keluar dari jebakan clickbait yang dangkal. Media JMSI harus mampu memproduksi karya jurnalistik yang investigatif, edukatif, dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengda JMSI Papua Barat, Valentino Wanma, menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi dengan membangun media siber yang sehat, profesional, dan akuntabel.
Menurut Valentino, JMSI Papua Barat tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya pemilik dan pengelola media digital, tetapi juga memiliki tanggung jawab menghadirkan pers yang mencerdaskan masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“JMSI Papua Barat hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para pemilik dan pengelola perusahaan media digital, melainkan membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan akuntabel. Kami ingin memastikan media siber di Papua Barat bukan menjadi penyebar disinformasi atau narasi pemecah belah, melainkan menjadi pencerah dan penggerak pembangunan daerah,” ujar Valentino.
Ia menambahkan, JMSI Papua Barat siap menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan melalui pemberitaan yang transparan, komprehensif, serta tetap menjaga independensi pers sebagai fungsi kontrol sosial.
Valentino juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan iklim pers yang sehat dan bertanggung jawab demi mendukung terwujudnya Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.
Pelantikan Pengda JMSI Papua Barat diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi perusahaan media siber di daerah, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang mampu menyajikan informasi berkualitas, menjaga independensi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red/*)






