Hujan Lebat Sebabkan Kali di Wasior Banjir, Bupati Ajak Warga Banyak Berdoa

  • Whatsapp

WASIOR – Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi mengatakan Pemkab telah mengambil langkah untuk meminimalisasi potensi terjadinya banjir akibat meluapnya sungai/kali di dalam kota Wasior dan sekitarnya.

Seperti diketahui akibat hujan deras pada Jumat malam, sejumlah kali di kota Wasior dan sekitarnya mengalami banjir. Salah satunya adalah di Kali Anggris.
Banjir yang membawa material pasir, batu dan kayu membuat ketinggian Kali Anggris naik hingga mendekati batas atas tanggul kali. Di area jembatan Kali Anggris, ketinggian air bahkan sudah rata dengan badan jembatan.

“Pemerintah tidak bisa hentikan banjir karena banjir itu persoalan alam. Kita berdoa semua, kita bekerja tapi berdoa juga supaya Tuhan jaga kita. Langkah yang kita ambil bagian mana yang harus kita tangani dalam keadaan seperti untuk mencegah banjir naik (meluap), “ kata Bupati di sela-sela meninjau banjir di Kali Anggris, Sabtu pagi.

Adapun langkah yang sudah dilakukan adalah melakukan pengerukan sedimen kali. Di Kali Anggris, sejak Sabtu pagi dua unit alat berat telah melakukan pengerukan material terutama di area Jembatan Kali Anggris. Pengerukan dilakukan untuk memperdalam aliran kali yang mengalami pendangkalan akibat tumpukan sedimen.

Sementara untuk penanganan jangka panjang, menurut Bupati, Pemkab telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk meminta bantuan baik berupa dana maupun peralatan.

Hasilnya, di tahun ini Pemkab Wondama menerima bantuan dana untuk penataan kali sebesar 7 miliar dari Kementerian PUPR.

“Tadi saya sudah telepon Kepala Balai (Balai SDA) dan kami sudah usulkan (untuk penataan kali). Tadi ada jawaban bahwa tahun ini kita akan dibantu. Kita berdoa semua urusan ini bisa lancar sehingga kita terhindar dari bencana ini, “ ucap Imburi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Teluk Wondama Agustinus Tangyong membenarkan bantuan dari Kementerian PUPR berupa dana kedaruratan sebesar 7 miliar di tahun.

“Di tambah satu unit alat berat sekarang sudah dalam pelayaran (menuju Wasior), “ ucap Agustinus.

Lebih lanjut Bupati menghimbau warga kota Wasior dan sekitarnya agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrim yang mengakibatkan hujan lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Saya minta minta masyarakat harus berdoa, masyarakat harus jaga (waspada). Malam ini kita tidur tapi harus berjaga-jaga, “pesan orang nomor satu Wondama ini.(Nday)

Pos terkait