Hari Pendidikan Nasional 2026, Bupati Sebut Pemkab Wondama Terus Berupaya Benahi Mutu Pendidikan

WASIOR, Kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu melalui perbaikan kompetensi guru juga penyediaan sarana prasarana penunjang pendidikan.

Hal itu disampaikan Bupati Teluk Wondama Elysa Auri usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Sabtu (2/5) di lapangan SMA Negeri 01 Wondama.

“Kita terus akan membenahi mutu pendidikan dari tingkat dasar dan menengah dan perguruan tinggi untuk anak-anak Wondama, anak-anak Papua sampai dengan anak-anak Wondama (lainnya) yang sedang mengikuti pendidikan, “kata Auri.

Selain itu, kata bupati,  Pemkab Wondama juga mempersiapkan sejumlah agenda strategis untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pendidikan di kabupaten yang lahir pada 12 April 2003 ini.

Yakni pelatihan Matematika dengan metode GASING (gampang, asyik dan menyenangkan) bagi pelajar SD dan SMP.

Baca Juga :   Dapat Bantuan 200 Juta dari BRI Peduli, Kantor Kampung Dotir Kini Jadi Kinclong Lagi

Kegiatan ini telah dimulai pada tahun 2025 dengan melibatkan para instruktur dari Surya Institute. Pemkab Wondama juga merencanakan penerapan sekolah sepanjang hari (SSH).

“Kita masih mempunyai program kelanjutan dari tahun lalu untuk program GASING. Tahun ini kita mulai untuk tingkat distrik ada tiga distrik tahun ini tetapi juga mulai tahun depan kita akan melakukan SSH (sekolah sepanjang hari), “ungkap Auri.

“Juga sekolah rakyat yang sementara ini masih dalam proses “ lanjut bupati.

Dengan sejumlah upaya itu, bupati berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama yang merupakan tempat dimulainya pendidikan formal bagi orang asli Papua (OAP) akan semakin maju dan unggul.

Untuk diketahui, peringatan 100 tahun atau satu abad peradaban pendidikan orang asli Papua yang ditandai dengan dibukanya sekolah formal pertama di Bukit Aitumeiri di Miei-Wasior, Teluk Wondama pada 1925 oleh misionaris asal Belanda I.S Kijne dirayakan secara besar-besaran pada 25 Oktober 2025 lalu.

Baca Juga :   Tepis Tudingan Bersikap Pasif, Ini Upaya Pemkab Wondama untuk Evakuasi Mantri Patra Sebelum Meninggal

“Saya berharap guru dan anak-anak sekolah, satu abad sudah kita lalui, semoga yang sudah kita letakkan untuk tempat ini menjadi tempat peradaban pendidikan orang Papua benar-benar kita bisa wujudkan sehingga bisa memberikan semangat dalam dunia pendidikan yang dihasilkan untuk enam provinsi di Tanah Papua, “ucap Auri.

Upacara Hardiknas Tahun 2026 di Teluk Wondama berlangsung sederhana dengan bupati sebagai pembina upacara dan Yeremias Benny Borlak, Kepala SMP YPK Aitumeiri selaku pemimpin upacara.

Meski di tengah guyuran hujan, suasana upacara terasa semarak karena para guru dan siswa serta pejabat yang hadir memakai atribut adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Upacara diisi dengan pengibaran Bendera Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945 serta Ikrar Pelajar Indonesia. Juga atraksi dari drum band Tabura dari SMA Negeri 01 Wondama. (Nday)

Baca Juga :   Windesi Masih Tertinggal Jauh, DPRD Minta Bupati Beri Perhatian Khusus

 

Pos terkait