WASIOR, Kabartimur.com– Legenda hidup sepak bola Papua, Boaz Solosa turut menyaksikan partai final turnamen futsal HUT ke-19 GPI Jalan Suci di lapangan futsal Manggurai Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Sabtu (6/6) malam.
Partai final mempertemukan tim GKI Jemaat Maranatha Iriati-Manopi melawan PAM GKI Jemaat Apituley Sanduai. Lewat pertandingan yang ketat dan tempo tinggi, tim GKI Maranatha Iriati-Manopi tampil sebagai juara dengan skor akhir 6-2.
Boaz yang pertama kali berkunjung ke Wondama hadir bersama Bupati Teluk Wondama Elysa Auri, Ketua DPR Kabupaten Aplena Dimara, Ketua FKUB Pendeta Rosalie Wamafma, Ketua TP PKK Kabupaten Ny Grice Ajamiseba dan Ketua GPI Jalan Suci Pendeta Sefanya Yewun.
Mantan kapten tim nasional ini mengaku sangat menikmati partai final yang berlangsung seru dan menarik dengan kedua tim bermain dalam tempo tinggi.
“Tadi pertandingan luar biasa, kalian bermain tempo tinggi tapi kalian main tetap menjunjung sportivitas yang baik. Kalian menjaga itu dengan baik, itu sangat luar biasa, “ujar bomber andalan Persipura Jayapura ini.
Di hadapan ratusan penonton yang hadir, Boaz memberikan motivasi kepada generasi muda Teluk Wondama terutama para pemain sepak bola maupun futsal untuk terus berlatih dan tidak mudah menyerah.
Dia berharap terus ada pertandingan maupun turnamen sepak bola dan futsal di Wondama sehingga ke depan bisa lahir pemain-pemain berbakat yang bisa bermain di level nasional seperti dirinya.
“Saya kira ke depan harus ada pertandingan lagi supaya generasi (berbakat) yang muncul dari Wondama. Dan kalau ada pertandingan lagi, kalian bisa bermain lagi dan saya yakin akan ada pemain yang hebat, “pesan Boaz.
“Teruslah berlatih pasti suatu saat kalian akan jadi pemain besar, “lanjut pesepakbola kelahiran 1986.
Bupati Elysa Auri juga mengharapkan anak-anak muda Wondama yang memiliki bakat sepak bola dan futsal secara khusus bagi tim yang meraih juara agar terus semangat berlatih.
“Selamat bagi tim-tim yang juara. Terus tingkatkan semangatnya supaya di masa-masa yang akan datang ada pemain-pemain yang dapat diorbitkan dari Wondama, “kata Auri.
Bupati mengapresiasi turnamen futsal yang digelar GPI Jalan Suci dengan mempertemukan tim yang mewakili denominasi gereja juga komunitas umat muslim yang ada di Teluk Wondama.
Dia berharap turnamen tersebut dapat memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan antar semua komponen umat beragama di Kabupaten Teluk Wondama.
“Saya berharap dengan adanya turnamen futsal ini, persaudaraan dan kebersamaan terus kita bangun dan kita bina, tidak hanya di dalam pertandingan ini tetapi juga di luar lapanangan dan dalam kehidupan bermasyarakat, “pesan orang nomor satu Wondama ini. (Nday)







