Cerita Pasien Positif Covid-19 Wondama : Sembuh dari Corona Tanpa Minum Obat Satu Butirpun

  • Whatsapp

WASIOR – Ada cerita unik sekaligus mengejutkan di balik kesembuhan tiga pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama. Ketiganya yang tergabung dalam klaster Gowa yakni Zainal, Basri Tote dan Miskar Askar telah dipulangkan dari RSUD Teluk Wondama pada Selasa, 16 Juni.

Zainal yang diberi kesempatan berbicara pada saat prosesi pemulangan mereka di teras RSUD Wondama yang dihadiri Bupati Bernadus Imburi mengaku, dia bersama dua rekannya sembuh dari corona tanpa minum obat sebutirpun.

Menurut Zainal semua obat yang diberikan petugas medis selama 24 hari mereka menjalani perawatan medis di ruang isolasi RSUD Teluk Wondama tak ada satupun yang mereka minum. Obat-obatan yang diberikan mereka terima namun hanya disimpan saja.

“Terus terang saya sampaikan selama dirawat obat kami tidak minum, kami tampung saja. Tapi kami bisa sembuh, ini mujizat Tuhan, “ ucap Zainal.
Namun Zainal tidak menjelaskan alasan kenapa mereka enggan minum obat pemberian RS.

Lebih lanjut pria 41 tahun itu mengaku tak merasakan perbedaan apapun dari sewaktu masih negatif corona dengan saat sudah menjadi pasien positif dan menjalani perawatan di RS. Selama menjalani perawatan dia merasa sehat-sehat saja dan tak pernah merasakan sakit.

Zainal bahkan menyatakan tidak takut dengan virus corona. Dia bersama dua rekannya justru lebih mengkuatirkan stigma negatif dari masyarakat terhadap diri mereka maupun keluarga mereka.

“Terus terang bapak bupati kami tidak takut dengan penyakit ini. Yang kami hanya takut nama baik kami tercemar di kabupaten Teluk Wondama. Itu saja, apalagi dengan pekerjaan kami, masyarakat akan mencemooh, masyarakat menjauhi kami. Istri saya kemarin ke pasar sudah dicerita ke mana-mana, padahal kami di dalam ini tidak apa-apa, “ ujar pria yang berprofesi sebagai guru honorer ini.

Karena itu dia berharap Gugus Tugas Covid-19 mengambil langkah yang diperlukan agar stigma negatif yang terlanjur terbentuk di masyarakat bisa hilang seiring dengan kesembuhan mereka.

“Jadi harapan kami tolong tim gugus normalkan keadaan. Bagaimana caranya supaya masyarakat yakin percaya bahwa kami ini tidak menyebarkan virus. Kalau kami menyebarkan virus pasti semua masyarakat di Wondama bisa kena. Buktinya istri kami semuanya negatif, “ ujar Zainal.

Sebagai seorang pendidik, Zainal juga kuatir dirinya tidak lagi diterima di kalangan sekolah karena di hadapan anak didiknya.

“Saya harap Gugus Tugas bisa pulihkan kepercayaan masyarakat kepada kami. Saya juga nanti datang mengajar anak-anak tidak ada yang datang, eh kenapa, Pak Guru dia corona jadi, itu yang tolong bagaimana kita ini menormalkan keadaan, “ lanjut Zainal.

Bupati Bernadus Imburi tidak berkomentar banyak terkait pengakuan Zainal yang mengklaim sembuh dari corona tanpa minum obat sama sekali.

“Kita semua bersyukur mereka sudah sembuh. Kalau tadi dia bilang tidak minum obat sama sekali berarti ini memang kuasa Tuhan, mereka sembuh karena kuasa Tuhan jadi kita semua bersyur untuk itu, “ ujar bupati usai prosesi pemulangan.

Sementara Direktur RSUD Teluk Wondama dr. Yoce Kurniawan menyatakan sedikit kecewa mengetahui ketiga pasien ternyata tidak meminum obat yang diberikan selama perawatan. Kendati demikian dia bersyukur ketiga pasien positif itu pada akhirnya bisa sembuh.

“Saya sedikit kecewa kalau bapak bertiga tidak minum obat. Karena obat yang dikasih itu adalah vitamin. Jadi saya harapkan obat yang kita berikan untuk bapak-bapak bawa pulang ini tetap diminum untuk meningkatkan daya tahan tubuh, “ ujar dr.Yoce. (Nday)

Pos terkait