Carnaval Sambut HUT GKI ke-65 di Wasior : Ada Tiga Raja dari Timur, Pendeta Cilik Hingga Mama-mama Tentara

  • Whatsapp

WASIOR – Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) se-Klasis Wondama, Kamis sore (21/10) mengikuti carnaval rohani.

Kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun (GKI) di Tanah Papua ke-65 tahun yang jatuh pada 26 Oktober mendatang. Carnaval dilakukan dengan menyusuri jalan utama kota Wasior mulai dari halaman gereja GKI Betania Wasior menuju kantor Klasis GKI Wondama di Miei.

Dalam carnaval ini, para peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, pemuda hingga orang dewasa menyuguhkan beragam atraksi dan penampilan yang unik.

Mulai dari parade foto dan tulisan yang mengambarkan sejarah Pekabaran Injil di Tanah Papua, kisah tentang jemaat perdana GKI di Wondama hingga kutipan pesan-pesan rohani dari para Penginjil masa lalu.

Sebagian peserta juga tampil menggunakan kostum yang menggambarkan kisah dalam Alkitab juga tentang kehidupan para zendeling jaman dahulu.

Seperti Tiga Raja dari Timur yang tampil lengkap dengan tongkat juga anak-anak kecil yang berdandan layaknya Tokoh Penginjil yang pernah berkarya di Wondama seperti I.S Kijne, Van Ballen dan lainnya.

Namun tidak hanya bertema rohani. Sebagian peserta juga tampil dengan kostum yang terkesan nyeleneh. Seperti ibu-ibu yang menggunakan seragam tentara lengkap dengan sepatu laras serta rompi anti peluru, ada juga polisi cilik, dokter dan suster cilik hingga pendeta cilik.

Sebagian peserta carnaval juga tampil dengan pakaian daerah baik Papua maupun dari luar Papua. Beberapa regu juga melengkapi tim carnavalnya dengan tarian Yospan.

Beragam atraksi dan penampilan unik tersebut membuat suasana carnaval menjadi meriah.  Tak ayal di sepanjang jalan yang dilalui, banyak warga juga para pengendara tampak antusias menyaksikan suguhan gratis itu.

Adapun rencananya peringatan HUT GKI ke-65 di Wondama akan diisi dengan ibadah syukur meriah pada 26 Oktober nanti. (Nday)

Pos terkait