Bupati Imburi Tegaskan Tidak Ada Kepentingan Politik dalam Penyaluran Bansos Covid-19

  • Whatsapp

WASIOR – Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi menyatakan penyaluran berbagai macam bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19 sama sekali tidak terkait dengan kepentingan politik.

Imburi menegaskan pemberian bansos dilakukan semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan demi menolong masyarakat Wondama yang mengalami kesulitan akibat wabah Covid-19. Dia berharap tidak ada pihak manapun yang mengait-ngaitkan pembagian bansos dengan agenda politik yakni untuk pemenangan Pilkada 2020.

“Semua yang kita lakukan ini untuk keselamatan masyarakat Wondama. Tidak ada kepentingan ekonomi, tidak ada kepentingan politik, hanya kepentingan kemanusiaan untuk keselamatan dan keamanan seluruh masyarakat Teluk Wondama, “ tandas Imburi sewaktu menyerahkan bantuan sembako kepada para tokoh agama di kantor Klasis GKI Wondama di Miei Wasior, Selasa.

Bupati mengaku sudah mengetahui ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menyebarkan informasi bahwa penyaluran bansos Covid-19 hingga ke kampung-kampung yang kerap kali dipimpin langsung dirinya memiliki agenda politik yaitu untuk kepentingan Pilkada 2020.

Karena itu dia meminta para tokoh agama ikut berperan meluruskan informasi yang beredar itu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Ada yang bilang bupati turun terus ke masyarakat karena Pilkada sudah dekat. Saya mau bilang, Pilkada sudah dekat ka tidak ka saya harus turun ke masyarakat karena saya ini masih bupati dan saya adalah Ketua Gugus Tugas Covid-19. Jadi saya harus turun terus untuk pastikan semua berjalan dengan baik, “ ucap orang nomor satu Wondama ini.

Adapun dalam kesempatan itu bupati menyerahkan total 93 paket sembako yang disiapkan Dinas Sosial kepada para tokoh agama atau yang biasa dikenal dengan Hamba Tuhan dari seluruh denominasi agama yang ada di Wondama.

Paket sembako berupa beras 10 Kg, minyak goreng 5 liter, gula 2 Kg, mie instan dan air mineral masing-masing 1 karton serta beberapa bahan lainnya merupakan bagian dari bansos Covid-19 yang dibelanjakan dari dana realokasi dan refocusing APBD 2020.

Menurut Kepala Dinas Sosial Eka Wosiri, secara keseluruhan ada sebanyak 2.000 paket sembako yang disalurkan Dinsos untuk masyarakat terdampak Covid-19. Para penerima adalah kelompok lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, para hamba Tuhan serta warga prasejahtera yang tergabung dalam kerukunan daerah.

“Semua kita sudah bagikan ke 12 distrik lain tinggal distrik Wasior yang terakhir hari ini karena di Wasior yang paling banyak. Saya laporkan di Wasior itu perinciannya Hamba Tuhan 93 paket, disabilitas 95 paket dan untuk lansia 164 paket, “ jelas Eka.(Nday)

Pos terkait