Bupati dan Ketua DPRD Tana Toraja Warning Kontraktor Proyek Penanggulangan Bencana

  • Whatsapp

kabartimur,tanatoraja–Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi menyoroti proyek yang dikerjakan oleh PT Cipta Bening Dewata.Pasalnya menurut orang nomor satu di DPRD Tana Toraja ini, pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Bening Dewata baru mencapai 25 persen dan pekerjaannya terkesan buruk.


“Sudah pengerjaannya lambat, hasilnya juga buruk,”ujar Welem menanggapi proyek tersebut. Menurut dia, pekerjaan yang lambat dan hasil yang asal asalan, sangat merugikan masyarakat Tana Toraja, makanya sebagai wakil rakyat Welem bertekad akan terus melakukan pengawasan.
Hal yang sama dikatakan Bupati Tana Toraja Nicodenus Biringkanae, menurut dia, seharusnya proyek penanggulangan bencana ini harus cepat diselesaikan,sebab jika tidak maka bagian proyek yang baru saja selesai dikerjakan, akan rusak lagi karena dikikis air.

 

“Seharus pekerjaan ini dipercepat dan dikerjakans sesuai dengan besteknya,”ujar Nicodemus. Dari penelusuran yang dilakukan kabartimur, proyek penanggulangan bencana ini dikonsultani oleh PT Astakona Duta Sarana Dimensi dengan anggaran Rp10 Miliar yang bersumber dari dana APBN, dengan nama paket proyek penanggulangan bencana longsor Makale Se’seng. Sedangkan kontraktor yan dipercaya melakukan pekerjaan adalah PT Cipta Bening Dewata dengan tanggal kontrak terhitung sejak 30 April 2017, dengan waktu pekerjaan selama 180 hari kerja.(andarias titus)

Baca Juga :   Kepala BPBD Tator Melaporkan 17 Bangunan Rusak Akibat Puting Beliung.

 

 

Pos terkait