Bupati Auri Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRK Wondama Tekankan soal Tindak Lanjut Temuan BPK RI

WASIOR,Kabartimur.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat, Jumat (17/7) menggelar rapat paripurna tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Ketua DPRK Aplena Dimara dalam sambutan pembukaan mengapreasiasi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2025 yang berhasil mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Papua Barat.

Sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut Pemkab Teluk Wondama hanya mencapai opini WDP atau wajar dengan pengecualian.

Menurut Aplena, capaian tersebut menunjukkan telah terjadi perbaikan dalam tata kelolaan keuangan daerah. Serta membuktikan adanya kesungguhan dari Pemerintah Daerah untuk terus melakukan pembenahan dalam aspek pengelolaan dan pemanfaatan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

Kendati demikian, dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap LKPD Tahun Anggaran 2025 masih terdapat banyak catatan-catatan juga rekomendasi dari BPK RI yang mesti menjadi perhatian kepala daerah dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah.

Baca Juga :   Merusak Hutan, Izin Pengolahan Kayu di Wondama Diminta Pakai Rekomendasi Lemabaga Adat

“Untuk itu kami mengharapkan saudara bupati memberi perhatian khusus terhadap berbagai catatan dan rekomendasi BPK RI terhadap LKPD Tahun Anggaran 2025 agar sedapat mungkin semuanya bisa ditindaklanjuti dengan baik dan tepat waktu, “ujar Aplena.

Bupati Elysa Auri  dalam pidato pengantar Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menyampaikan gambaran tentang rencana dan realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025.

Yakni, rencana pendapatan daerah tahun anggaran 2025 adalah Rp1,049 triliun, dengan realisasi per 31 Desember 2025 sebesar Rp932,777 miliar atau mencapai 88,86 persen.

Rencana belanja daerah tahun anggaran 2025 adalah Rp915,882 miliar dan terealisasi sebesar Rp819,019 miliar atau mencapai 89,42 persen.

“Rencana transfer daerah tahun anggaran 2025 sebesar Rp133.224.433.200,00, terealisasi sebesar Rp113.475.156.122,00 atau 85,18 persen, “papar Auri yang dalam kesempatan itu didampingi Wakil Bupati Anthonius Alex Marani. (Nday)

Baca Juga :   Wabup Andi Kayukatuy Jadi Irup Penurunan Bendera, Dela Urus Pembawa Baki

Pos terkait