MANOKWARI, kabartimur.com- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1801/Manokwari resmi ditutup dengan capaian sasaran fisik dan nonfisik mencapai 100 persen di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kepala Kampung Tanah Rubuh, Herman Dowansiba, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi pemerintah daerah bersama TNI melalui program TMMD yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Herman, berbagai pembangunan yang dilaksanakan dalam program TMMD telah menjawab kebutuhan dasar warga, mulai dari akses jalan, air bersih, rumah layak huni, hingga rehabilitasi fasilitas ibadah.
“Kami sangat senang karena seluruh program TMMD berjalan dengan lancar. Masyarakat juga merasa bangga. Jalan yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki. Ada pembangunan rumah, rehabilitasi gereja, MCK, air bersih, dan pembukaan lahan kakao,” ujar Herman saat penutupan TMMD, Kamis (21/5/2026).
Ia mengatakan, kehadiran Satgas TMMD membawa perubahan besar bagi masyarakat kampung pesisir tersebut karena hasil pembangunan langsung dirasakan dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-128 adalah pengecoran akses jalan kampung sepanjang 700 meter menuju kawasan pantai. Jalan yang sebelumnya berupa kawasan semak dan sulit dilalui kini telah dicor untuk mempermudah mobilitas warga dan aktivitas nelayan.
Selain itu, Satgas TMMD juga membangun empat unit Rumah Layak Huni (RLH), merehabilitasi gedung gereja, membangun fasilitas mandi cuci kakus (MCK), serta menghadirkan sumber air bersih bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses air.
“Air bersih sangat membantu masyarakat karena selama ini menjadi kebutuhan utama warga kampung,” katanya.
Berdasarkan laporan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, seluruh target pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir dan permukiman warga telah diselesaikan sesuai rencana.
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan bela negara, pelayanan kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat, serta pembukaan lahan kakao sebagai bagian dari program ketahanan pangan lokal.
Program TMMD ke-128 dinilai menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan dan terpencil di Papua Barat.(Red/*)






