Narkoba dan Miras Marak di Wasior, Polisi Diminta Perketat Pengawasan di Pelabuhan

  • Whatsapp

WASIOR – Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat diminta memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan Wasior karena disinyalir menjadi pintu utama masuknya narkoba di wilayah setempat.

Lemahnya pengawasan dinilai menjadi salah satu penyebab maraknya peredaran narkoba di kabupaten berjuluk Tanah Peradaban Orang Papua ini.

“Kami minta Kapolres berantas miras juga minta polisi awasi pelabuhan secara ketat karena banyak orang bawa narkoba masuk lewat pelabuhan, “ kata Alipas Rumbobiar, tokoh masyarakat yang juga Ketua Baperkam Kampung Wasior II.

Rumbobiar menyampaikan itu pada saat tatap muka masyarakat dengan Bupati Bernadus Imburi dalam rangka kunjungan kerja ke Distrik Wasior di aula kantor distrik Wasior, baru-baru ini. Acara ini juga dihadiri Kapolres Teluk Wondama AKBP Mathias Krey.

Sebagai petugas bongkar muat di pelabuhan, Alipas mengaku sering melihat adanya transaksi narkoba yang terjadi di pelabuhan Wasior terutama oleh penumpang yang datang dari luar Wondama.

Baca Juga :   Pemkab Manokwari Akan Data Pedagang Pasar

“Karna banyak anak kami tidak lulus tes (tes masuk polisi dan tentara), setelah kami tanya anak kami sehat tetapi ternyata mereka pakai narkoba jadi tidak lulus. Jadi narkoba ini sudah banyak di Wasior ini sehingga minta petugas awasi pelabuhan lebih ketat lagi, “ katanya lagi.

Sekedar diketahui hingga pertengahan 2018, sedikitnya telah dua kali aparat Satnarkoba Polres Teluk Wondama membongkar praktik penyalahgunaan narkotika golongan satu di kota Wasior. Beberapa diantara mereka yang terlibat kini telah menghuni lembaga pemasyarakatan di Manokwari. (Nday)

Pos terkait