Kios BBM dan 2 Rumah di Wasior Terbakar, Uang 400 Juta Ikut Hangus

  • Whatsapp

WASIOR – Tiga unit rumah di Kampung Maniwak, Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama ludes terbakar pada Senin siang (5/4/2021). Api bermula dari kios pengecer BBM yang kemudian menjalar ke dua rumah lain yang berlokasi di samping dan di belakang.

Api menjalar dengan cepat karena menyambar tumpukan BBM jenis premium, pertalite dan solar yang di simpan dalam rumah. Hembusan angin kencang serta banyaknya material rumah yang terbuat dari kayu membuat si jago merah sulit dikendalikan.

Tidak ada korban jiwa namun salah satu kerabat pemilik kios BBM dilaporkan menderita luka bakar serius. Yang bersangkutan telah mendapat perawatan medis di RSUD Teluk Wondama. Adapun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Dari keterangan yang kita ambil pemilik kios BBM mengaku di dalam rumah tersimpan uang 400 juta dan beberapa perhiasan (emas). Jadi tidak ada barang yang mereka selamatkan hanya baju di badan saja,”ungkap Kasat Reskrim Polres Teluk Wondama AKP Walman Simalango ditemui di lokasi kebakaran, Senin siang.

Simalango belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Namun demikian berdasarkan keterangan dari pemilik kios BBM, kebakaran diduga bermula ketika salah satu dari anak pemilik kios BBM sedang melakukan pengisian premium dari drum ke jeriken.

“Keterangan dari kaka si adik yang terbakar, adiknya itu lagi salin BBM di gudang. Tiba-tiba dia dengar ledakan dan dengar sekalian suara adiknya berteriak. Dia keluar dia lihat api di atas (atap). Tapi dia tidak tahu pasti sumber api. Jadi rencana sebentar (Senin sore) kita lakukan olah TKP, “jelas Simalango.

Sesuai pantauan pada sekitar pukul 13.00 WIT api sudah berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tampak Penjabat Bupati Teluk Wondama Eduard Nunaki, Ketua DPRD Herman Sawasemariai dan Kapolres AKBP Yohanes Agustiandaru ikut turun memantau kejadian. Edu, demikian panggilan karib Pj Bupati Teluk Wondama meminta jajarannya melakukan pendataan kerugian materil yang diderita para korban kebakaran. (Nday)

Pos terkait