BPBD Haltim Tinjau Kerusakan Akibat Gelombang Pasang di Lolobata

HALTIM, KABARTIMUR.COM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan kerusakan akibat gelombang pasang yang menerjang kawasan pesisir Desa Lolobata.

Kepala BPBD Haltim, Darso Gajal, turun langsung ke lokasi bersama Kepala Desa Lolobata, Arif Robo, dan warga untuk mengecek sekaligus mendata dampak yang ditimbulkan gelombang pasang.

Dari hasil peninjauan, BPBD menemukan sejumlah kerusakan, mulai dari talud penahan ombak yang retak dan sebagian runtuh, hingga tambatan perahu yang rusak setelah sejumlah papan tercabut. Beberapa rumah warga juga terdampak genangan air pasang.

Darso mengatakan, hasil pemeriksaan lapangan akan segera dilaporkan kepada dinas teknis terkait untuk menentukan langkah penanganan sesuai tingkat kerusakan.

“Kami dari BPBD akan menyampaikan hasil pengecekan ini kepada dinas terkait agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi kerusakan yang ada di lokasi,” ujar Darso.

Baca Juga :   Tidak Bayar Royalti, Tongkang Milik PT. Amin Di Blokir, Warga Diminta Tidak Terprovokasi.

Ia juga akan meneruskan laporan tersebut kepada Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, untuk mendapatkan arahan terkait penanganan selanjutnya.

“Saya akan menyampaikan hasil pengecekan ini kepada pimpinan, dalam hal ini Bupati Halmahera Timur, Bapak Ubaid Yakub. Selanjutnya kami menunggu arahan untuk langkah penanganan berikutnya,” katanya.

Menurut Darso, respons cepat diperlukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah dampak yang lebih besar jika gelombang pasang kembali terjadi.

“Sebagai pelayan masyarakat, ketika ada laporan dari warga kami harus segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merespons setiap keluhan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Desa Lolobata, Arif Robo, mengapresiasi respons BPBD Haltim yang langsung turun setelah menerima laporan masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPBD Halmahera Timur yang langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, pemerintah bisa mengetahui kerusakan yang terjadi akibat gelombang pasang yang melanda Desa Lolobata,” ujar Arif.

Baca Juga :   Lahan Tak Kunjung Dibayar, Pemilik Palang Kantor DPLH Haltim Tengah Malam

Warga berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan perbaikan infrastruktur yang rusak, terutama talud dan tambatan perahu, guna mengurangi risiko kerusakan lebih parah apabila gelombang pasang kembali menerjang wilayah pesisir.(Red/Aples)

Pos terkait