Manokwari, Kabartimur.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengapresiasi tema yang diusung dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang digelar di Manokwari, Papua Barat. Menurutnya, tema yang menekankan nilai perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua sangat relevan dengan semangat kebangsaan yang harus terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.
Hal itu disampaikan Wapres saat membuka secara resmi Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Sabtu (20/6/2026).
Di hadapan ribuan peserta, pendamping, dan tamu undangan dari 38 provinsi, Gibran menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi. Lebih dari itu, kegiatan nasional tersebut menjadi wadah untuk mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kerukunan antarumat beragama dan antardaerah di Indonesia.
“Tema yang diangkat dalam Pesparawi kali ini mencerminkan semangat perdamaian dan persaudaraan yang sangat penting untuk terus kita jaga bersama. Papua adalah bagian penting dari Indonesia yang kaya akan keberagaman dan menjadi simbol harmoni dalam kebhinekaan,” ujar Gibran.
Wapres menilai, melalui lantunan pujian dan nyanyian rohani, para peserta tidak hanya menampilkan kemampuan seni dan musikalitas, tetapi juga menyampaikan pesan kasih, persatuan, dan harapan bagi bangsa.
Ia berharap seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV dapat berjalan dengan lancar serta menjadi momentum memperkuat ikatan kebangsaan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang dimiliki Indonesia.
“Melalui Pesparawi, kita membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan pesan damai yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari diikuti kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi seni paduan suara gerejawi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkenalkan kekayaan budaya Papua Barat kepada masyarakat nasional. (Red/*)






