Polres Wondama Luncurkan Aplikasi SIWERI : Urus SIM dan SKCK Cukup dari Rumah, Bisa Laporkan Polisi Nakal

  • Whatsapp

WASIOR – Kepolisian Resor Teluk Wondama resmi meluncurkan aplikasi SIWERI untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kepolisian.

SIWERI merupakan aplikasi berbasis android yang memungkinkan layanan kepolisian bisa diakses secara online melalui perangkat telepon pintar (smartphone). Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian tidak harus datang ke kantor polisi.

Beberapa menu layanan yang tersedia antara lain SIM online, SKCK online, SP2HP online juga info Covid-19 online. Tersedia pula menu Lapor Polisi untuk pengaduan, Lapor Propam, Laka Lantas dan juga LKB untuk kehilangan barang. Ada juga menu panic button dan call polisi 110 untuk melaporkan keadaan darurat.

Dengan menggunakan aplikasi SIWERI maka pengurusan SIM, SKCK juga sidik jari akan menjadi mudah dan cepat karena bisa dilakukan dari rumah atau di mana saja dan kapan saja.

Masyarakat juga bisa dengan cepat melaporkan tindak kriminal, kejadian bencana alam, kecelakaan lalu lintas, kehilangan barang. Termasuk melaporkan oknum polisi yang melakukan hal-hal yang menyimpang serta mengetahui perkembangan kasus yang tengah dalam penyidikan.

“Aplikasi SIWERI ini untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat khususnya layanan kepolisian. Aplikasi ini juga diluncurkan dalam rangka pembangunan zona integritas menuju budaya bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, “ucap Kapolres AKBP Yohanes Agustiandaru pada acara peluncuran SIWERI di aula Mapolres Teluk Wondama di Isui, Jumat (26/11).

Kapolres mengatakan, aplikasi SIWERI merupakan inovasi Polres Teluk Wondama untuk bisa menghadirkan layanan kepolisian secara cepat, mudah dan murah. Selain itu aplikasi SIWERI juga merupakan terobosan untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena bisa meminimalisir kontak fisik masyarakat di kantor polisi.

“Jadi bagi yang mau memohon SIM, SKCK atau sidik jari tinggal mengisi data di dalam format yang ada dalam aplikasi, kemudian data dikirimkan, nanti petugas akan mem-follow up kemudian ketika sudah siap, nanti masyarakat yang memohon akan dikabarkan dan tidak usah menunggu lama dan bisa segera direalisasikan,”terang Ndaru, sapaan karib Kapolres Wondama.

Apresiasi

Sekretaris Daerah Denny Simbar mewakili Bupati Hendrik Mambor menyambut baik peluncuran aplikasi SIWERI oleh Polres Teluk Wondama. Sekda menyebut SIWERI merupakan terobosan cerdas dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Polres Teluk Wondama karena membuat aplikasi yang bermanfaat kepada masyarakat. Sekarang ini era digitalisasi jadi semua hal mengarah ke sana yang mana gol-nya adalah peningkatan pelayanan publik, “ujar Simbar.

Apresiasi juga datang dari Lembaga Masyarakat Adat. Ketua LMA wilayah Selatan Barat Kabupaten Teluk Wondama Adrian Worengga meyakini aplikasi SIWERI akan bermanfaat karena membuat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kepolisan.

“LMA menyampaikan terima kasih dan menyatakan mendukung aplikasi ini. Kami masyarakat adat juga akan belajar aplikasi sehingga bisa menggunakan barang ini,”kata Worengga.

Adapun nama SIWERI sendiri diambil dari bahasa lokal Wondama. SIWERI merupakan gabungan dari suku kata yakni ‘Si’ yang berarti Polisi dan ‘Weri’ yang diambil dari bahasa Wondama Wenanaripi yang bermakna bekerja atau melayani.

“Jadi SIWERI artinya Polisi yang Bekerja atau Melayani,” ucap Kapolres Ndaru. (Nday)

 

Pos terkait