Empat Pasangan Siap Jadi Kontestan Pilkada Wondama, Satu Independen dan Tiga Diusung Gabungan Partai

  • Whatsapp

WASIOR – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Wondama telah menutup tahapan pendaftaran bakal pasangan calon untuk Pilkada 2020 yang dimulai sejak 4 sampai 6 September 2020 pada pukul 00.00 WIT, semalam.

Empat pasangan telah resmi terdaftar dan dinyatakan memenuhi syarat untuk maju ke tahapan Pilkada selanjutnya. Ke-4 pasangan itu adalah pertama, Hendrik Syake Mambor-Andarias Kayukatuy (HEMAT) yang mendaftar lewat jalur perseorangan dengan dukungan 3.418 KTP.

Kedua, pasangan Paulus Yulius Indubri-Kuro MR.Matani (IDAMAN) yang diusung gabungan 4 partai yaitu Nasdem, PKS, PPP dan Perindo dengan jumlah kursi sebanyak 8 atau 40 persen dari total kursi DPRD Teluk Wondama.

Ketiga, pasangan Elysa Auri dan Fery Michael Deminikus Auparay (A2) yang diusung partai yakni PDIP dan PKPI dengan jumlah kursi sebanyak 4 atau 20 persen dari total kursi DPRD Teluk Wondama. Pasangan A2 juga diusung satu partai nonkursi yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca Juga :   Besok Pasangan Auri-Auparay Daftar ke KPU Wondama, Massa Pendukung di Posko Dihibur Sandy Betay Dkk

Dan keempat, pasangan Bernadus Alkhatib Imburi-Zeth Barnabas Marani (BERIMAN) yang juga lewat jalur gabungan partai politik yakni partai Golkar, Hanura, Gerindra dan Demokrat dengan jumlah 8 kursi atau 40 persen dari total kursi DPRD Teluk Wondama.

“Ada empat bakal pasangan calon yang telah mendaftar dan KPU menerima dokumen syarat pencalonan dan syarat calon dan KPU menyatakan diterima.
Empat pasangan itu seterusnya akan menempuh tes kesehatan yang akan dilaksanakan di RS Angkatan Laut Manokwari, “ujar Ketua KPU Teluk Wondama Monika Elsy Sanoy dalam pernyataan pers usai menutup pendaftaran.

Berkaitan dengan rekomendasi partai yang merupakan salah satu syarat utama pencalonan, KPU Wondama menyatakan tiga pasangan yang maju lewat partai yaitu pasangan IDAMAN, A2 dan BERIMAN telah mengantongi rekomendasi yang sah yang dikelurkan pengurus tingkat pusat.

Baca Juga :   Ingin Buat Sejarah lewat Jalur Independen, Mambor : KTP Solusi Politik Murah

“Setelah melakukan verifikasi terhadap dokumen pencalonan ternyata semua memenuhi syarat. Sehingga yang dilakukan setelah ini adalah verifikasi administrasi terhadap syarat calon jadi bukan syarat pencalonan, “ jelas Berthy Leleulya selaku Kordiv Teknis Penyelenggara.

Dengan demikian jika lolos dalam tes kesehatan maka ke-4 pasangan itu tinggal menunggu waktu untuk ditetapkan menjadi peserta Pilkada 2020. Adapun pada saat mendaftar ke-4 pasangan itu menegaskan kesiapannya untuk bertarung secara sehat pada 9 Desember nanti.

Ketua Bawaslu Teluk Wondama Menahen Sabarofek dalam kesempatan itu menyatakan KPU telah menjalankan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon sesuai mekanime dan prosedur yang benar. Pihaknyapun memberi apresiasi atas kerja KPU Wondama.

“Prosedur yang dilakukan KPU telah kami kawal dan sudah sesuai dengan prosedur. Terkait hasil pendaftaran, kami akan diberikan persyaratan itu sebagai objek pengawasan kami selanjutnya, “ujar Mena.
Komisioner KPU Provinsi Papua Barat selaku Koordinator Wilayah Teluk Wondama Onesimus Kambu yang ikut memantau tahapan pendaftaran juga memberikan penilaian serupa. Dia menyatakan pendaftaran telah dilaksanakan dengan baik oleh KPU Teluk Wondama.

Baca Juga :   Aset Daerah Masih Bermasalah, Wakil Bupati Teluk Wondama Perintahkan Belanja Kendaraan Dinas Dipangkas

“Hal itu patut kita apresiasi. Kedua, selaku Korwil Teluk Wondama, saya yakinkan kepada kita semua bahwa integritas dan profesionalisme dari penyelenggara Pilkada itu kami jamin dan kami siap untuk menyukseskan Pilkada 9 Desember 2020, “ujar Kambu.

Sementara itu KPU Teluk Wondama berharap Pilkada 2020 dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak politiknya untuk memilih pemimpin terbaik bagi Wondama ke depan.

“Harapan kami masyarakat dapat melaksanakan pesta demokrasi ini dengan sebaik-baiknya, untuk memilih pemimpin yang memimpin Kabupaten Teluk Wondama 5 tahun ke depan dengan jujur tertib dan adil, “pungkas Monika.(Nday)

Pos terkait