Kajari Tator : 3 Pilar Jaga Desa Untuk Menggugah Hati Para Kepala Lembang

  • Whatsapp
Kajari Tator : 3 Pilar Jaga Desa Untuk Menggugah Hati Para Kepala Lembang

Tana Toraja Kabartimur.Com

Kajari Tana Toraja Jefri P Makapedua, kembali mensosialisasikan Tiga Pilar Jaga Desa di Kecamatan Bonggakaraden dan Kecamatan Rano yang dihadiri kedua Camatnya, Para Kepala Lemabng, BPL, Sekertaris, Bendahara, Danramil, Kapolsek Bonggakaradeng, Babinkamtibmas dan Babinsa di Aula Kantor Kecamatan Bonggakaradeng, 29/07/2019.

Sosialisasi ini menghadirkan beberapa pemateri diantaranya Kajari Tana Toraja Jefri P Makapedua, Kapolres Tana Toraja Julianto P Sirait, Dandim 1414 Tana Toraja, Inspektur Kab. Tana Tora Damoris Sembiring dan Andi Ardi Aman  Kasi Intel Kejaksan Negeri Tana Toraja.

Kajari Tana Toraja Jefri P Makapedua berpesan bahwa kehadiran kami di di Dua Kecamatan ini untuk mengubah hati para pelaksana Dana Desa/Lembang agar dalam melaksanakan Dana Desa/Lembang jangan menyimpang dari ketentuan hukum yang berlaku “ Kami bertiga Kejaksaan, Kapolres dan Dandim ingin menggugah hati semua Pelaksana dana Desa/Lembang untuk betul-betul jangan menyimpang dari ketentuan Hukum yang berlaku,”

Jangan ada lagi Kepala Desa/Lembang beserta Aparatnya yang bersentuhan dengan Hukum seperti yang sudah  terjadi di Lembang Bau kecamatan Bonggakaraden, kita tidak ingin ada lagi Kepala Desa/Lembang beserta apartnya yang bersentuhan dengan hukum hanya karena penggunaan Dana Desa/Lembang, tegas Jefri mengingatkan.

Jefri juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tana Toraja yang sudah mendukung kami dalam mensosialisasikan atau terlaksanaya kegiatan 3 Pilar Jaga Desa ini sehingga kedepan penggunaan Dana Desa/Lembang betul-betul terlaksana di lapangan sesuai yang kita harapkan dan masyarakatpun menikmatinya juga.

sesuai aturan Hukum yang ada, dan masyarakat  Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan dan dukungan pak Bupati Tana Toraja atas terlaksananya kegiatan 3 pilar jaga desa, beliau sangat konsen dan kegiatan 3 pilar jaga desa bisa berjalan atas dukungan dan perhatian beliau,” ujar Jefr

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait mengingatkan para peserta sosialisasi Tiga Pilar Jaga Desa bahwa, sesudah dari pertemuan kita ini akan mucul yang namaya monitoring,.

Kami akan uji sempel seluruh Kapolsek yang ada di Tana Toraja, saya akan panggil, sudahkah Kapolsek mendatangi Lembang, sesudah dari situ kita mau melihat betulkah Kepala Lembang ini punya itikad yang baik kepada kita, kalau itikadnya baik maka dia akan menjabarkan ini anggaran saya, waktu-waktu penyerapan anggaran seperti ini, yang sudah saya lakukan seperti ini, itu yang akan saya tanya  kepada Kapolsek dan Babinkamtibnas setiap bulannya.

Maka setiap bulan, saya akan membuat laporan pertanggungjawaban kepada seorang Bupati Tana Toraja ini hasil yang sudah kami lakukan, monitoring termasuk melihat secara langsung fisik-fisik ataupun hal-hal yang termasuk didalam penyerapan anggaran kita yang selama satu tahun.

Dari situ, kami akan mulai mengklasifikasi mana Kepala Lembang yang bisa di jadikan percontohan karena dia terbuka kerja tim dengan seluruh perangkat-perangkatnya dengan baik dan saya harapkan mulai dari sekarang BPL dan perangkat-perangkat yang lain beranilah untuk berbicara, beranilah bertanya, beranilah untuk melihat bahwa anggaran yang ada di Lembang kita ini memang betul-betul dilaksanakan dengan baik atau tidak.

Maka akan muncul kategori-kategori Kepala Lembang yang bisa menyerap anggarannya dengan baik sampai dengan Kepala Lembang yang memang betul-betul fiktif dan tidak bisa dibantu lagi. Kalau memang tidak bisa dibantu maka saya akan meminta kepada tim yang ada didepan bapak-bapak/ibu sekalian untuk turun bersama-sama melakukan sidak.

Sidak tidak akan pernah ditentukan waktu, tempat dan kapan saja, kami siap untuk itu dan saya berharap kalau memang sudah kita yakini sama-sama itu bukan uang Kepala Lembang, buktikan, ya. Nah, harpannya tahun-tahun yang akan datang semakin baik penerapan Dana Lembangnya, tegas AKBP. Julianto.

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait mengingatkan para peserta sosialisasi Tiga Pilar Jaga Desa bahwa, sesudah dari pertemuan kita ini akan mucul yang namaya monitoring,.

Kami akan uji sempel seluruh Kapolsek yang ada di Tana Toraja, saya akan panggil, sudahkah Kapolsek mendatangi Lembang, sesudah dari situ kita mau melihat betulkah Kepala Lembang ini punya itikad yang baik kepada kita, kalau itikadnya baik maka dia akan menjabarkan ini anggaran saya, waktu-waktu penyerapan anggaran seperti ini, yang sudah saya lakukan seperti ini, itu yang akan saya tanya  kepada Kapolsek dan Babinkamtibmas setiap bulannya.

Maka setiap bulan, saya akan membuat laporan pertanggungjawaban kepada seorang Bupati Tana Toraja ini hasil yang sudah kami lakukan, monitoring termasuk melihat secara langsung fisik-fisik ataupun hal-hal yang termasuk didalam penyerapan anggaran kita yang selama satu tahun.

Dari situ, kami akan mulai mengklasifikasi mana Kepala Lembang yang bisa di jadikan percontohan karena dia terbuka kerja tim dengan seluiruh perangkat-perangkatnya dengan baik dan saya harapkan mulai dari sekarang BPL dan perangkat-perangkat yang lain beranilah untuk berbicara, beranilah bertanya, beranilah untuk melihat bahwa anggaran yang ada di Lembang kita ini memang betul-betul dilaksanakan dengan baik atau tidak.

Maka akan muncul kategori-kategori Kepala Lembang yang bisa menyerap angagarannya dengan baik sampai dengan Kepala Lembang yang memang betul-betul fiktif dan tidak bisa dibantu lagi. Kalau memang tidak bisa dibantu maka saya akan meminta kepada tim yang ada didepan bapak-bapak/ibu sekalian untuk turun bersama-sama melakukan sidak.

Sidak tidak akan pernah ditentukan waktu, tempat dan kapan saja, kami siap untuk itu dan saya berharap kalau memang sudah kita yakini sama-sama itu bukan uang Kepala Lembang, buktikan, ya. Nah, harpannya tahun-tahun yang akan datang semakin baik penerapan Dana Lembangnya, tegas AKBP. Julianto mengingatkan. (titus)

Pos terkait