HUT Korpri dan HGN, Mambor Dorong PNS Buat Inovasi untuk Wujudkan Pemerintahan Digital

WASIOR – Bupati Hendrik Mambor mendorong PNS Pemkab Teluk Wondama untuk berani melahirkan inovasi-inovasi baru yang bisa membantu pelaksanaan tugas sebagai pelayan publik dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi.

Mambor ingin Pemkab Wondama bisa bergerak maju seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini dengan mewujudkan pemerintahan digital.

Dia berharap KORPRI (Korps Pegawai Republik Indonesia) sebagai wadah berhimpun para PNS bisa menjadi pionir untuk mewujudkan pemerintahan digital di Wondama.

Pesan itu disampaikan Mambor dalam pidatonya pada upacara bendera dalam rangka peringatan HUT KORPRI ke-50 dan HUT PGRI – Hari Guru Nasional tahun 2021 di lapangan apel kantor bupati Teluk Wondama di Isei, Senin (29/11).

“Saya yakin kita sudah mampu memasuki era pemerintahan digital. Dengan era ini tata kelola pemerintahan akan menjadi lebih efisien. Pelayanan publik akan menjadi lebih cepat. Budaya birokrasi kita akan menjadi kompetitif dan berdaya saing tinggi,”ujar Mambor yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Baca Juga :   Lantik Pejabat Eselon III, Bupati Imburi : Duduklah di Situ dan Jadilah Pandai untuk Layani Rakyat

Ikut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Herman Sawasemariai, Sekda Denny Simbar, Wakapolres Kompol Lang Gia serta sejumlah besar pimpinan SKPD.

Bupati juga berpesan kepada segenap jajaran Korpri Teluk Wondama untuk terus memperkokoh integritas dengan menghindari segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) serta selalu menampilkan kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

“Berikan keteladanan saudara di tengah kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, “ucap orang nomor satu Wondama itu.

Selanjutnya bupati ketiga Teluk Wondama itu menyampaikan apresiasi kepada para guru, tenaga kependidikan juga para pemangku kepentingan bidang pendidikan di Wondama.

Di tengah begitu banyak kesulitan akibat pandemi Covid-19, Mambor menilai para guru tetap mau bekerja keras untuk memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik.

Dia mengajak para guru dan semua stakeholder pendidikan lainnya untuk bangkit dan bergerak bersama memulihkan wajah pendidikan di Wondama yang menurutnya saat ini sedang kusam dan berkerut.

Baca Juga :   Paket Bapok Covid-19 dari Pemprov Papua Barat untuk Wondama Naik Jadi 3.501 Paket, 'Tangan Kasih' Bertambah 1000 Orang

“Kita selalu rindu melihat wajah pendidikan kembali tersenyum lepas tetapi tetap saja yang dibutuhkan keringat yang tidak sedikit. Kita harus bergerak bersama untuk memulihkan pendidikan di Wondama,”ujar mantan Kepala Bappeda itu.

Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan penghargaan kepada para guru teladan juga kepada PNS berprestasi di bidang olahraga. (Nday)

 

Pos terkait