HALTIM, Kabartimur.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terus mematangkan pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menjadi prioritas legislasi daerah tahun 2026.
Ketua DPRD Haltim, Idrus Enos Maneke, mengatakan saat ini dua panitia kerja (Panja) DPRD tengah menjalankan agenda konsultasi guna menyempurnakan substansi regulasi yang sedang dibahas.
Panja II DPRD melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Ranperda tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sementara Panja I menggandeng tim ahli dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate untuk memperdalam pembahasan Ranperda tentang Inovasi Daerah.
“Agenda Panja II saat ini melakukan konsultasi ke Kemendagri terkait Ranperda BUMD, sedangkan Panja I melakukan konsultasi dengan tim ahli terkait Ranperda Inovasi Daerah,” kata Idrus, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, konsultasi tersebut merupakan bagian dari tahapan pembahasan yang bertujuan memastikan setiap Ranperda memiliki landasan hukum yang kuat serta selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Selain itu, DPRD berupaya agar regulasi yang dihasilkan mampu menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk Ranperda BUMD, konsultasi dengan Kemendagri dilakukan guna memastikan pembentukan dan pengelolaan badan usaha milik daerah nantinya berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Ranperda Inovasi Daerah diharapkan dapat menjadi payung hukum bagi lahirnya berbagai terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Halmahera Timur.
Idrus menegaskan, DPRD berkomitmen menyelesaikan pembahasan kedua Ranperda tersebut secara cermat, komprehensif, dan tepat sasaran agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“DPRD berharap seluruh tahapan pembahasan dapat berjalan lancar sehingga Ranperda yang sedang dibahas dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang berkualitas, implementatif, dan berdampak positif bagi kemajuan Halmahera Timur,” tandasnya.(Red/*)






