Apresiasi TMMD di Mamisi, Mambor : Kalau Pemda yang Bangun Paling Satu Dua Rumah Saja

  • Whatsapp

WASIOR – Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor menyatakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kampung Mamisi, Distrik Nikiwar telah membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat.

TMMD di Mamisi yang merupakan edisi ke-113 yang dilakukan Kodim 1801/Manokwari hingga hari ke-13 menyasar sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan  fisik yang dilakukan berupa renovasi berat dan ringan terhadap 10 unit rumah warga dan pembangunan baru sebanyak 1 unit. Selain itu ada pengecoran jalan lingkungan sepanjang 150 meter serta pembangunan 1 unit jembatan kayu.

Hingga hari ke-13, Rabu, 25 Mei capaian pekerjaan dilaporkan telah mencapai 65 persen.

“TMMD ini bisa dibilang sejarah untuk kampung Mamisi. Rata-rata rumah di sini bangunan dari Manokwari, sekitar tahun 80-an. (Sekarang) Ada perubahan cukup banyak.

Rumah jadi, jalan jadi, jembatan jadi, semua jadi. Kita lihat dalam waktu yang pendek, sejumlah rumah sudah diperbaiki. Ini adalah berkat,“ujar Mambor saat mendampingi Tim Wasev TMMD meninjau progres TMMD di Kampung Mamisi, Rabu (25/5/2022).

Bupati mengapresiasi TNI AD atas pelaksanaan TMMD di Mamisi juga kerja cepat yang diperlihatkan para prajurit selama dua pekan pertama.

“Kalau dari Pemda paling hanya 1 atau 2 rumah saja yang bisa dibangun. Tapi dengan TMMD dalam waktu singkat bisa banyak dilakukan. Untuk itu kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan TNI AD,”lanjut Mambor.

Adapun dari peninjauan itu, Bupati merencanakan akan ada kegiatan lanjutan untuk melengkapi apa yang telah dikerjakan prajurit TNI dalam TMMD.

“Akan ada kegiatan lain yang akan kita tindak lanjuti di sini. Mudah-mudahan anggaran kita memadai sehingga kita bisa lakukan, “ucap orang nomor satu Wondama itu.

Sementara itu Dandim 1801/Manokwari Letkol Inf Rahmat Christanto menyatakan, pihaknya berupaya agar anggaran TMMD baik dari Mabes TNI AD maupun sharing dana dari APBD dimaksimalkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat di Mamisi.

Dandim juga memastikan kegiatan TMMD di Mamisi tidak hanya sekedar lewat saja. Namun harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam waktu yang lama.

“Kami tidak ingin asal lewat saja. Hasil TMMD ini harus terutama untuk fisik tidak boleh hanya tahan 6 bulan sampai 1 tahun saja. Tapi harus bertahan lama supaya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, “ucap Letkol Rahmat.

Ketua Tim Wasev TMMD dari Mabes TNI AD Kolonel Inf Erwin Rustiawan mengaku puas dengan capaian pekerjaan TMMD Mamisi sampai dengan hari ke-13.

Dia berharap, dengan dukungan masyarakat, semua pekerjaan dapat tuntas sepenuhnya dalam waktu yang telah direncanakan yaitu 30 hari.

“Kami harapkan dengan TMMD ini masyarakat lebih bersemangat lagi membangun kampung, “ucap Erwin.  (Nday)

Pos terkait