Uskup Hilarion Pimpin Perayaan Hari Jadi Pertama Paroki St. Laurentius Wasior, Momentum Menuju Gereja yang Misioner

WASIOR – Gereja Katolik Paroki Santo Laurentius Wasior, Kabupaten Teluk Wondama merayakan ulang tahun (HUT) pertamanya pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Tema perayaan hari ulang tahun perdana itu adalah ‘Bertumbuh Bersama Menjadi Gereja yang Misioner’

Perayaan hari jadi  dilakukan dengan misa syukur meriah yang dihadiri ratusan umat katolik setempat. Misa dipimpin langsung Uskup Manokwari-Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr.

Turut hadir dalam perayaan tersebut Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor dan Wakil Bupati Andarias Kayukatuy dengan didampingi istri masing-masing.

Selaku pemimpin Paroki, Pastor Thomas Kristiawan, CM atau yang biasa disapa Romo Thomas mendorong segenap umat katolik di Wasior menjadikan momen HUT pertama untuk semakin dewasa dalam kehidupan menggereja.

Yakni dengan terus meningkatkan rasa memiliki juga semangat berkorban serta kesetiaan dalam pelayanan.

Baca Juga :   Polres Haltim Lakukan Penyembelihan Hewan Qurban di Lokasi Masjid Polres Sebanyak 12 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

“Cara pikir, mindset kita itu bukan apa yang bisa saya peroleh dari gereja tapi apa yang bisa saya berikan untuk gereja dan sesama. Itu harus tertanam dalam diri kita sehingga ketika kita melayani, kita melayani dengan tulus bukan modus, “pesan Romo Thomas.

Bupati Hendrik Mambor dalam kesempatan itu mendoakan Gereja Katolik Santo Laurentius Wasior terus bertumbuh menjadi gereja yang misioner sebagaimana tema perayaan HUT pertama yakni ‘Bertumbuh Bersama menjadi Gereja yang Misioner’.

“Kami ikut merasa senang dan bersuka cita kiranya ini menjadi momen yang penting untuk kemajuan bersama dalam tugas dan tanggung jawab kita sebagai ciptaan Tuhan.

Terutama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Teluk Wondama sebagai tanah Peradaban Orang Papua, “ujar Mambor saat memberikan sambutan.

Perayaan Syukur HUT pertama Paroki Santo Laurentius juga dirangkai dengan penerimaan Sakramen Krisma bagi 26 umat katolik setempat.

Baca Juga :   Proses Hukum Belum Tuntas, Marani Wardap dan Marani Tokoi Tetap Dukung Pembangunan Bandara I.S Kijne di Mawoi

Sebagai informasi, meski usia paroki baru setahun, gereja katolik sebenarnya sudah lama hadir di Kabupaten Teluk Wondama bahkan jauh sebelum kabupaten terbentuk.

Seiring berjalannya waktu umat katolik di Wondama terutama di kota Wasior terus bertambah sehingga status gereja katolik di Wasior ditingkatkan menjadi stasi pasca Teluk Wondama resmi menjadi kabupaten definitif.

Akhirnya setelah lebih kurang 25 tahun, gereja katolik Wasior naik status dari stasi menjadi paroki mandiri pada 10 Agustus 2022.

Berdasarkan data Dewan Pastoral Paroki (DPP), jumlah umat katolik di Teluk Wondama saat ini kurang lebih 800-an jiwa. (Nday)

Pos terkait