Sinergi Pertanahan dan BPBD Teluk Wondama Diperkuat, Bangun Kolaborasi untuk Pelayanan Masyarakat

Rasiei, kabartimur.com – Upaya memperkuat sinergi antarlembaga di Kabupaten Teluk Wondama terus dilakukan. Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama menerima kunjungan silaturahmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Wondama di ruang Kepala Kantor, Senin (29/6/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama, Novita Sari Harahap, S.T., yang didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Ashar, S.H. Sementara rombongan BPBD dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Teluk Wondama bersama jajaran.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang silaturahmi dengan Kepala Kantor Pertanahan yang baru, pertemuan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi dan komunikasi antarinstansi dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam diskusi, kedua pihak menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Sinergi yang terbangun dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Teluk Wondama.

Baca Juga :   Sindir Soal Kewajiban LHKPN Pejabat Eselon II, Bupati Imburi : Makanya Jangan Jadi Orang Kaya

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama, Novita Sari Harahap, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BPBD serta berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

“Koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi modal penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pelayanan pertanahan dan upaya penanggulangan bencana yang membutuhkan kerja sama lintas sektor,” ujarnya.

Melalui silaturahmi tersebut, Kantor Pertanahan dan BPBD Kabupaten Teluk Wondama berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (Red/*)

Pos terkait