Pulau Mansinam Akan Ditata Sebagai Pusat Destinasi Wisata Religi

MANOKWARI, Kabartimur.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari sedang menyiapkan Regulasi tentang penataan Pulau Mansinam sebagai Pusat Peradaban Injil di Tanah Papua.

Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Manokwari Tahun 2021-2026, Pulau Mansinam sebagai salah satu agenda prioritas pembangunan Kabupaten. Menurutnya, Mansinam akan dibangun sebagai Pusat Peribadatan, Destinasi Wisata Religi dan Pusat Kebudayaan Orang Papua serta Kebudayaan Nusantara.

Bacaan Lainnya

Bupati menyebutkan, pihaknya secara kompetitif akan membangun dan menata pulau Mansinam sehingga memiliki daya saing yang bisa menarik banyak wisatawan baik dari mancanegara maupun juga wisatawan nasional serta berdampak secara ekonomi kepada produk-produk UKM dan pejasa transformasi.

Baca Juga :   Kodam XVIII Kasuari Sediakan¬† Tempat Sampah di Tiga Lokasi Wisata

Selain regulasi yang mengatur tentang satu otoritas Wilayah khusus yang diurus secara khusus, bupati menyampaikan persoalan konflik kewenangan juga akan diselesaikan.

“Pemerintah, Gereja dan masyarakat harus duduk satu meja untuk berbicara lalu kewenangan masing-masing bisa diatur dalam regulasi. Kalau ini bisa selesai maka kita bisa membangun Mansinam dengan baik. Persoalan kita adalah terjadi klaim mengklaim,” terangnya.

“Yang ketiga adalah pusat kebudayaan jadi kebudayaan orang Papua dan kebudayaan nusantara itu bisa dibangun secara kompetitif di Pulau Mansinam. Sehingga orang mau melihat kebudayaan Papua cukup datang ke Mansinam. Lihat seluruh kebudayaan Papua dan nusantara, melihat seluruh gereja peribadatan cukup sampai ke Mansinam,” sambung Hermus seraya menegaskan, bila Mansinam bukan milik orang papua saja.

Menurutnya, apabila tahapan ini selesai dirancang, akan dipublikasikan untuk bisa mendapatkan masukan dari seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari dan juga Tanah Papua. Hal ini kata Hermus juga untuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait keberadaan Pulau Mansinam yang hanya ramai disaat Perayaan HUT Pekabaran Injil (PI).(Red/*)

Pos terkait