Pawai Budaya Religi Hadirkan Keberagaman Suku Nusantara

MANOKWARI, Kabartimur.com – Dalam ramgka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua yang ke 168 Tahun, Pemerintah Kabupaten Manokwari menyelenggarakan Pawai Budaya Religi, sabtu (4/2/2023).

Pawai Budaya Religi ini diikuti oleh ribuan peserta dari suku-suku nusaantara dari Sabang-Merauke dan instansi pemerintah lainnya serta Denominasi Gereja.

Bacaan Lainnya

Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan bahwa Pawai ini merupakan ajang untuk mempertemukan semua suku yang ada di Tanah Papua.

“Karena kemurahan Tuhan kita dipertemukan dari berbagai latar belakang agama, budaya, suku, dan ras di Tanah Papua khususnya di Kabupaten Manokwari. Pawai Budaya Religi ini membuktikan bahwa Tanah Papua dan Manokwari adalah milik bersma. Sesuai motto kita, Manokwari untuk semua dan semua untuk Manokwari,” ujarnya.

Baca Juga :   KUA-PPAS APBD Manokwari Tahun 2024 Disepakati Rp. 1,4 Triliun

Atas terselenggaranya kegiatan pawai, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Papua Barat dan seluruh pimpinan perangkat daerah, Forkopimda Papua Barat dan Forkopimda Manokwari, Sinode GKI, para kepala suku Papua dan Nusantara yang telah mengambil bagian mewujudkan suksesnya kegiatan.

“Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya bahwa kegiatan hari ini sudah disukseskan dengan baik oleh seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, dan golongan,” ucapnya.

Lanjut Bupati mengatakan bahwa keberagaman merupakan anugerah Tuhan yang wajib dilestarikan dan dipertahankan dalam ke-Indonesia-an.

“Kita pastikan Manokwari tetap aman untuk kita semua. Manokwari memberikan manfaat dan menjadi rumah yang mengayomi kita,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw Mengapresiasi kegiatan ini.

“Pawai Budaya ini memberikan energi positif baginya. Saya bisa rasakan kebersamaan ada euforia dan semangat yang luar biasa. Kegiatan seperti ini pak Bupati harus berlanjut untuk memberikan semangat kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat,” Kata Waterpau.

Baca Juga :   6 Ranperda dibahas pada massa sidang II

Sementara itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Silitonga mengajak masyarakat untuk mengambil nilai yang bermanfaat dengan masuknya Injil yang membawa perubahan budaya, kultur dan perubaham sikap masyarakat yang ada di Papua dan menular ke daerah lainnya. (Red/*)

Pos terkait