Peringati HPN 2020, Ketua Komisi D DPRD Prop. Sul-Sel Potong Kue Bersama Wartawan Toraja

  • Whatsapp
Peringati HPN 2020, Ketua Komisi D DPRD Prop. Sul-Sel Potong Kue Bersama Wartawan Toraja

Tana Toraja Kabartimur.Com

Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-73, yang dipusatkan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, berbagai Media Cetak, Online dan Televisi di Tana Toraja dan Toraja Utara melakukan potong kue bersama Ketua Komisi D DPRD Propinsi Sulawesi Selatan John Rende Mangontan (JRM) di Kawasan Perumahan Burake Hils, Kecamatan Makale, Senin (10/02/2020).

Salah satu perwakilan wartawan Media Cetak dari Berita Kota Makasar Agus Burhan mewakili teman-teman Media menerima potongan kue dari John Rende Mangontan (JRM), dan dilanjutkan kepada teman-teman media yang ada.

Ketua Komisi D DPRD Propinsi Sulawesi Selatan, Jhon Rende Mangontan mempunyai harapan dan tanggapan tersendiri terhadap peringatan HPN tahun 2020.

Menurutnya, HPN ini patut dibanggakan oleh semua insan pers di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Secara pribadi dan atas nama Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat dan sukses atas peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2020. Peringatan ini patut dibanggakan bagi semua insan Pers di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara karena ini merupakan salah satu bentuk eksistensi dari insan pers, Jurnalis ataupun Wartawan”.

“Saya paham betul keberadaan dari pada pers, bukan karena saya sudah duduk sebagai DPRD tetapi sejak saya masih pengusaha di Papua dari tahun 90-an sampai sekarang saya masih dekat dengan pers, karena saya paham betul sehebat apapun saya tanpa pers saya tidak ada apa-apanya, Pers dan DPR sma-sama mengawasi, jelasnya.

JRM juga berharap kepada semua insan pers baik online maupun cetak untuk terus memberikan informasi berkualitas dan berimbang kepada Masyarakat.

“Harapan kedepannya semoga insan pers dan media di Kabupaten Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara terus eksis, lebik baik, dan maju. Berikan informasi berkualitas, berimbang, dan sesuai fakta yang ada. Hindari segala bentuk pelanggaran seperti penyebaran hoax dan pelanggaran kode etik,” pungkasnya. (tts)

Pos terkait