Peresmian Dan Serah Terima 6 Sekolah Kepada Pemkab Manokwari Dari Dinas PUPR Prop. Papua Barat

  • Whatsapp

KABARTIMUR.COM, MANOKWARI — Kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Direktorat jenderal cipta karya Balai prasarana pembangunan wilayah Papua barat,  kembali meyelesaikan pekerjaan pembangunan Sarana dan prasaranan Pedidikan berupa 6 gedung sekolah di wilayah Kabupaten Manokwari

Penyelesaian Gedung sekolah ini ditandai dengan pengguntingan pita serta penanda tanganan prasasti peresmian oleh Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan atas Sekolah SMPN 18 Wasegi  dan penyerahan secara   simbolis SDN 53 Mansaburi, SD Inpres 59 Metefa, SD Inpres 56 Bremi. SD Inpres 57 Warberfor, SD Inpres 67 Kampung Ambon,  yang berlangsung di Halaman Sekolah SMP Negeri Wasegi, Distrik Prafi Kabupten Manokwari Sabtu 22 Feb 2020.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :   PGRI Papua Barat Diminta Harus Mampu Menjawab Setiap Tantangan

Dinas PUPR Papua Barat yang diwakili oleh Kepala Satuan Kerja Wilayah Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua Barat Eduardus Haleserens, ST,   menyampaikan bahwa dengan selesainya sarana dan prasarana pembangunan ini proses belajar mengajar  di sekolah ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perkembangan ilmu pengetahuan bagi anak-anak di Kabupaten Manokwari.

“Pembangunan Sarana dan Prasrana pada sekolah yang dibangun sejak tahun 2019  meliputi pembangunan  ruang kelas baru dan renovasi bangunan, pembangunan jamban dan penadah air, pemb. Pagar dan  pintu gerbang serta lapangan upacara” tutur Eduardus Haleserens.

Sementara itu  Kepala Pendidikan Kab. Manokwari Neles Dowansiba, menyampaikan bahwa jumlah sekolah yang ada di Manokwari sekarang berjumlah 125 SD, PAUD berjumlah 127, dan SMP berjumlah 43.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan salah satu factor penghambat mutu pendidikan di Manokwari adalah kwalitas guru yang masih minim,  jumlah guru yang ada di Manokwari 1000 lebih dan tenaga Honorer 100o lebih yang terbagi dalam 2 kategori, yaitu Kategori Kota dan pinggiran, kondisi ini juga ditunjang dengan minimnya intensif bagi tenaga Honorer khususnya yang ada dipinggiran.

Baca Juga :   Covid-19, Sistem Pembelajaran di Manokwari Tidak bisa Terpantau dengan Baik

“Besaran intsentif bagi Honorer pinggiran tahun 2019 sebesar 600 ribu, jadi harapan kita dengan kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah” kata Neles Dowansiba.

Bupati Manokwari pada kesempatan itu memberikan ungkapan rasa terima kasih kepada Dinas PUPR Propinsi Papua Barat khususnya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua Barat yang telah membantu membangun beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Manokwari sehingga mengurangi beban pemerintah daerah.

“Harapan kita untuk tahun-tahun depan pemerintah propinsi terus membantu kita pemerintah daerah dalam membangun sekolah-sekolah yang belum dibangun, selain itu kita juga bersyukur dengan adanya aturan baru  pemerintah pusat sekarang Dinas PUPR bisa melaksanakan pembangunan sekolah kalau aturan lama kan tidak bisa” kata Demas Paulus Mandacan(*/Htp)

Pos terkait