Manokwari, Kabartimur.com – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Indonesia Provinsi Papua Barat Tahun 2026 resmi digelar di Hotel Billy, Manokwari, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus menyatukan kembali semangat pembinaan olahraga Muaythai di Papua Barat.
Ketua Panitia, Martinus Nuham, dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Musprovlub merupakan hasil kerja panitia yang telah dipersiapkan selama kurang lebih dua bulan. Meski sempat mengalami beberapa kali penundaan, seluruh persiapan akhirnya dapat diselesaikan sehingga kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
“Puji syukur kepada Tuhan, setelah melalui berbagai proses persiapan dan penjadwalan, akhirnya Musprovlub Muaythai Papua Barat dapat diselenggarakan hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan didukung oleh anggaran dari Pemerintah Provinsi Papua Barat serta sejumlah sponsor yang turut berpartisipasi. Seluruh dana yang tersedia digunakan secara efektif sesuai kebutuhan penyelenggaraan hingga Musprovlub dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Papua Barat, Daniel Paul F. Mapahai, mengatakan Musprovlub bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan kembali semangat persaudaraan serta membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
Menurutnya, selama mengemban amanah sebagai Plt Ketua bersama jajaran pengurus, pihaknya telah melakukan berbagai langkah pembenahan, mulai dari membangun koordinasi dengan pemerintah daerah hingga membentuk kepengurusan Muaythai di tingkat kabupaten dan kota sebagai fondasi pengembangan organisasi yang lebih kuat.
Daniel juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, panitia pelaksana, para pelatih, atlet, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Musprovlub.
Ia berharap seluruh proses musyawarah berlangsung secara demokratis, menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan Muaythai Papua Barat.
“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin organisasi, mari kita dukung bersama. Kepemimpinan organisasi harus mengedepankan kepentingan Muaythai, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Daniel menambahkan, Muaythai Papua Barat diharapkan terus berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi atlet, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang kerja melalui industri olahraga. (Red/*)






