MANOKWARI, kabartimur.com– Kontingen Papua Barat yang berlaga pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari menargetkan hasil terbaik di setiap kategori lomba. Namun, bagi para peserta, keikutsertaan dalam pesta paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut lebih dari sekadar mengejar prestasi, melainkan menjadi wadah pelayanan dan persembahan pujian kepada Tuhan.
Pelatih Kontingen Papua Barat, Elizabeth Nana, mengatakan seluruh peserta telah menjalani persiapan secara maksimal melalui latihan intensif selama lima hingga enam bulan sebelum tampil di arena lomba.
“Latihan mereka berlangsung sekitar lima sampai enam bulan. Prosesnya diawali dengan audisi pada Desember, kemudian dilanjutkan dengan berbagai tahapan pembinaan dan latihan hingga menjelang pelaksanaan Pesparawi,” ujar Elizabeth di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Manokwari.
Menurutnya, sejak awal para peserta ditanamkan pemahaman bahwa tujuan utama mengikuti Pesparawi bukan semata-mata meraih kemenangan, tetapi menghadirkan pujian terbaik bagi Tuhan melalui talenta yang telah dianugerahkan.
“Semua yang kami lakukan dalam Pesparawi ini adalah untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Mungkin semua peserta memiliki kemampuan yang baik, tetapi yang terpenting adalah ketulusan hati dalam melayani, dan semuanya dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan,” katanya.
Selain latihan teknis, para peserta juga memperkuat kesiapan spiritual melalui doa dan puasa bersama sebagai bagian dari proses pembinaan menjelang kompetisi.
“Kami juga melakukan puasa dan doa bersama. Motivasi utama kami adalah memuji dan memuliakan Tuhan,” tambahnya.
### Target Prestasi, Tetap Siap Terima Hasil Terbaik
Meski berharap dapat meraih prestasi membanggakan bagi Papua Barat, Elizabeth menegaskan bahwa hasil akhir sepenuhnya berada dalam kewenangan dewan juri.
“Tentu kami berharap memperoleh hasil yang terbaik. Namun, keputusan tetap berada di tangan dewan juri. Apa pun hasilnya nanti, kami siap menerimanya dengan penuh syukur,” ujarnya.
Elizabeth mengungkapkan, Pesparawi Nasional XIV menjadi pengalaman pertamanya sebagai pelatih utama kontingen Papua Barat di tingkat nasional. Sebelumnya, ia pernah terlibat dalam pembinaan peserta pada Pesparawi Nasional XIII yang berlangsung di Yogyakarta pada 2022.
Dengan persiapan yang matang, dukungan spiritual yang kuat, serta semangat pelayanan yang tinggi, Kontingen Papua Barat optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi bagian dari perayaan iman dan persaudaraan dalam Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.(Red/*)






