Buka Musrembang Kecamatan,Ini Pesan Bupati Haltim

HALTIM,Kabartimur.Com – Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut), Ubaid Yakub resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrembang) tahun 2023, di kecamatan Maba Utara.

Dalam penyampaiannya bupati lebih menekankan pada masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun 2023 yang akan datang.

Dalam Pembukaan Musrembang turut hadir Bupati Haltim Ubaid Yakub, Sekertaris Daerah (Sekda) Haltim, Ricky Chairul Ricfat, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Haltim, Abdul Halim Djen Kipu, serta Kadis PUPR Haltim, Revolino Merbas,Camat Maba Utara Kadam Tiabo,dan pimpinan OPD lainya.

Bupati Haltim Ubaid Yakub dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrembang atau penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 dimana Pembangunan tidaklah menjadi tanggungjawab pemerintah semata, meskipun domainnya berada pada pemerintah. Namun, keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan pencapaian indikator pembangunan.

Baca Juga :   75 Tenaga Kerja Jasa Kontruksi Mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi di Aula SMK Kristen Tagari Rantepao

“Partisipasi semua pihak dimulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri, bahkan lebih jauh lagi adanya partisipasi dalam memelihara hasil-hasil pembangunan. Untuk itu pembangunan haruslah menjadi milik bersama, harus ada rasa memiliki oleh semua pihak, sehingga keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan dapat terjaga,” tuturnya.

Melalui forum Musrembang, Bupati mengajak seluruh stakeholder yang terlibat untuk bersama-sama memanfaatkan dan merumuskan usulan-usulan yang bersifat solusi atas permasalahan yang kita hadapi. Untuk itu, dirinya meminta masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun 2023 yang akan datang, dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki.

“Persoalan pokok yang dihadapi dalam perencanaan pembangunan adalah terletak pada proses menentukan pilihan program kegiatan yang prioritas untuk didahulukan pelaksanaan pembangunannya,” Ujar Bupati

“Kita dihadapkan pada keterbatasan sumberdaya, terutama sumberdaya pendanaan. Namun, perlu saya tekankan besar atau kecilnya anggaran bukan sebagai penentu suksesnya sebuah program kegiatan tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar dampak dan nilai manfaat terhadap hasil pembangunan dari program kegiatan tersebut bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Olehnya itu, haruslah disusun prioritas dari daftar panjang program/ kegiatan berdasarkan kebutuhan yang ada,” sambung dia.

Baca Juga :   Pererat Tali Persaudaraan, Dekranasda Kabupaten Manokwari Gelar Perayaan Lepas Sambut

Bupati berharap tahapan musrembang ini akan melahirkan usulan program/ kegiatan/ rincian kegiatan yang disampaikan oleh desa dan merupakan suatu kebutuhan yang prioritas, sehingga kualitas usulan hasil Musrenbang desa didasari oleh keakuratan data serta manfaat dari usulan tersebut.

Bupati menambahkan untuk semua pro aktif untuk melaksanakan kegiatan ini, sehingga menghasilkan Dokumen Perencanaan Pembangunan yang mampu menampung aspirasi masyarakat di Kecamatan Maba Utara, Untuk kemudian mewujudkan Perencanaan Pembangunan yang komprehensif dan berkesinambungan dalam rangka mewujudkan Visi Halmahera Timur Maju dan Sejahtera yang kita cintai ini.
(Red/Ruslan)

Pos terkait