6 Bayi Baru Lahir Langsung Dapat Akte Lahir

  • Whatsapp

MANOKWARI- sebanyak 6 bayi baru lahir di RSUD Manokwari langsung dapat akta lahir dari Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Manokwari, Rabu (4/7/18).

Akta lahir langsung diserahkan bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan pada acara Launching penyerahan akta kelahiran 0 (nol) tahun atau dikenal dengan nama ” Bela Nanda” atau Begitu lahir anak langsung dapat akta kelahiran.

Melalui program “Bela Nanda”,  setiap bayi yang baru lahir  baik di rumah sakit,  puskesmas dan polindes langsung diberikan akta lahir  oleh  petugas  yang ditunjuk  khusus.

Program ini mengacu pada UU nomor 24 tahun 2013 Tentang Administrasi kependudukan,  menjelaskan bahwa akta kelahiran  merupakan bukti sah mengenai status dan peristiwa kelahiran seseorang  yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan  dan catatan sipil.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, J.Isir menargetkan Tahun 2019, angka cakupan akta kelahiram mencapai 85 peŕsen.

Baca Juga :   Pukul Warga, Oknum Brimob Terancam Hukuman Disiplin

Dirinya berharap masyarakat sadar dan bertanggungjawab  untuk melengkapi  semua persyaratan  untuk mempercepat  pengurusan akta kelahiran anak.

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan mengatakan , balita yang dilaporkan kelahirannya  akan terdaftar dalam kartu keluarga dan diberi nomor induk kependudukan (NIK) sebagai dasar  untuk memperoleh Pelayanan masyarakat lainnya.

Peristiwa  kelahiran seseorang  dalam pencatatan  dan penertiban akta kelahiran dilakukan oleh pejabat pencatatan sipil dan disimpan oleh instansi pelaksana. Pencatatan sipil merupakan dasar bagi pengakuan legal oleh negara  atas keberadaan  seseorang.

“Pencatatan kelahiran  memberikan  bukti yang otentik serta memiliki kekuatan hukum yang sempurnan atas jati diri seseorang, Selain itu merupakan bukti awal kewarganegaraan  dan identitas diri pertama yang dimiliki anak disamping itu kegunaan  akta kelahiran  antara lain  salah satu syarat untuk bersekolah  bagi sianak  mulai dari sekolah TK sampai jenjang perguruan tinggi” kata Demas.

Baca Juga :   Gubernur Papua Barat: IKT Memang Cocok Mengabdi di Tanah Papua

Pos terkait